Perbaikan Pipa Induk PDAM Masih Terkendala

PDAM-1

Taliwang, KOBAR – Krisis air bersih masih terjadi, lantaran pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masih melakukan perbaikan terhadap pipa induk yang rusak dan hanyut dibawa air bah beberapa hari lalu.

Direktur PDAM KSB, Bambang ST, kepada media ini mengaku, kendala yang dihadapi saat ini adalah material pipa yang dibutuhkan belum didapat, termasuk aksesorisnya, ditambah lagi dengan debit air di sungai Sepalung yang menjadi lintasan pemasangan pipa masih tinggi dengan arus yang kencang.

Masih keterangan Bambang, konsentrasi yang dilakukan saat ini adalah mencari jejak pipa yang hanyut tersebut, termasuk berupaya menarik keluar potongan pipa yang telah berhasil ditemukan. “Sambil mencari sisa pipa yang hanyut, saya juga sudah membangun komunikasi dengan PDAM di beberapa daerah untuk menanyakan stok pipa ukuran yang dibutuhkan itu,” tandasnya.

Dekatkan Pelayanan, Dinsos KSB Buka Tiga Loket Khusus Program KSB Maju Sosial

Bambang tidak membantah jika untuk melakukan perbaikan atau menormalkan kembali distribusi air pasca bencana alam itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit, apalagi hasil evaluasi yang dilakukan, untuk menjaga kembali terulang musibah serupa, pemasangan pipa harus lebih dalam atau akan dilakukan pengerukan terhadap sungai tersebut. “Untuk menahan pipa selama ini menggunakan bronjong, namun bronjong itu justru rusak dihantam air bah juga,” bebernya.

Bambang juga mengaku jika segala upaya akan dilakukan pada minggu ini, sehingga masyarakat yang menjadi konsumen tidak terganggu dengan distribusi air PDAM KSB. “Semoga dalam minggu ini bisa rampung, jika cuaca di lokasi cukup mendukung, terutama tidak turun hujan yang akan menambah debit air sungai,” jelasnya.

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

Pada kesempatan itu Bambang menyampaikan bahwa salah satu upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air para konsumen, dengan memaksimalkan debit air yang diproduksi oleh mesin pompa yang berada di Desa Banjar, termasuk menyambung jalur pendistribusian air dari kecamatan Seteluk, namun jumlah atau volume yang dapat didistribusikan tidak maksimal. “Saya minta kepada masyarakat Taliwang yang terganggu distribusi air untuk menampung air yang terdistribusi pada malam hari melalui jalur Banjar dan Seteluk,” ungkapnya.

Bambang menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya aktifitas dan pemenuhan air bersih masyarakat, karena musibah ini murni karena faktor alam. “Jujur, kerusakan itu diluar perkiraan kami, karena jalur pipa dalam sungai itu telah dibronjong, namun kekuatan debit air justru mampu merusak bronjong, bahkan pipa yang cukup besar dan berat itu sendiri hanyut,” terangnya. (kimt)

About The Author

Trending

  • 57
    Pipa Induk PDAM KSB Hanyut Dihantam Air BahPerusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hingga hari ini, dan kemungkinan untuk beberapa hari kedepan, belum bisa mendistribusikan air bersih kepada konsumen dalam kota Taliwang pasca kerusakan pipa induk yang dihantam banjir pada minggu 29/3. Lantaran pipa yang mengalami kerusakan dan hanyut itu adalah pipa jaringan induk…
  • 39
    Petani Sumbawa Barat 100% Sukses Panen, Harga Gabah Kering Panen Rp 6.500 Sesuai HPPTaliwang, KOBARKSB.com - Kabar gembira datang dari para petani di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Masa tanam 1 tahun ini berjalan sukses tanpa adanya laporan gagal panen. Harga gabah kering panen (GKP) pun menggembirakan, mencapai Rp 6.500 per kilogram, sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Hal ini diungkapkan oleh Jamilatun, Kepala…
  • 38
    Paus Terdampar Akhirnya MatiTaliwang – Setelah beberapa jam meregang nyawa, dan setelah upaya untuk mengembalikan ke laut gagal, minggu (3/6) pukul 09.00 wita, akhirnya si paus malang terkapar mati. Berikut detik-detik terakhir si paus yang sempat diabadikan oleh Sayfull Anindya Moezlimien (Photograper Sumbawa Barat) :
  • 38
    Sutet PLTU Kertasari Masih Terkendala LahanTaliwang, KOBAR - Pembangunan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PTPLN) yang akan beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat pada sejumlah lokasi sejauh ini masih terkendala  pembebasan lahan. Rata-rata pemilik lahan enggan melepas tanah mereka sesuai harga beli PTPLN. Kabag Pemerintahan Sekretariat…
  • 37
    Bantuan Pemda akan DilacakTaliwang, KOBAR - Bantuan yang pernah diberikan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sejak tahun 2005-2014 kepada masyarakat akan dilakukan identifikasi dan pelacakan keberadaannya untuk bisa memastikan manfaat setelah berada di tangan masyarakat itu sendiri. Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan menghadirkan seluruh pimpinan…
  • 36
    Wow, Paus Terdampar Di Pantai BalatTaliwang – Pukul 17.50 wita, atau jelang magrib, Sabtu (2/6), warga pantai Balat, Taliwang, dikejutkan oleh ikan paus yang terdampar di pinggir pantai. Beberapa orang nelayan segera menghampiri, bahkan beberapa pengunjung pantai pun turut datang berkumpul. Pantauan KOBAR, paus masih hidup dan terdampar di tepi pantai dengan luka pada sekujur tubuhnya. Diperkirakan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×