fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Tambahan Waktu Kontrak Proyek Rumah Adat Bakal Sia-sia

Taliwang, KOBAR – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM, sudah beberapa kali meninjau lokasi pembangunan rumah adat yang berada di areal Alun-alun Kota Taliwang, tetapi pengendara EA 1 KH itu hampir belum pernah melihat ada aktifitas pekerjaan di lokasi proyek, sehingga rasa pesimis pekerjaan itu bisa selesai sepertinya tidak mengada-ngada.

Saat tinjauan terakhir, orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pembersihan terhadap kayu bekas tebangan yang masih berada di lokasi sekitar pembangunan rumah adat, dengan harapan saat aktifitas pemasangan rangkaian rumah adat tidak terhalang dengan bekas tebangan pohon tersebut.

Sisa waktu pekerjaan jika dihitung dari batas kontrak lanjutan, 23/12 tahun 2014 lalu, maka sudah 23 hari berjalan atau masih tersisa setengah waktu tambahan, namun kondisi di lokasi proyek belum ada perubahan atau masih seperti saat batas kontrak pertamanya berakhir. Kondisi terkini membuat sejumlah pihak meyakini bahwa proyek rumah adat bakal mangkrak.

Informasi terbaru yang diterima media ini, bahwa Wakil Bupati (Wabup), Drs H Mala Rahman, telah mempertanyakan minimnya progress kepada Drs Mukhlis MSI selaku kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) yang menjadi leading sektor proyek tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan rumah adat, Yahya Soud SPd MM, yang pernah dikonfirmasi media ini belum bisa memberikan keterangan terlalu jauh, karena masih menunggu sampai batas waktu yang diberikan, dan pernah mengatakan, jika sampai batas waktu diberikan tidak juga selesai, maka pihaknya akan mengambil tindakan dengan melakukan pemutusan kontrak. (kimt)

Don`t copy text!