fbpx
Disosnakertrans “Atur Ulang” Kategori Tenaga Kerja Lokal

Disosnakertrans “Atur Ulang” Kategori Tenaga Kerja Lokal

Taliwang, KOBAR – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) berencana mengeluarkan surat edaran yang akan disampaikan kepada PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), termasuk kepada seluruh perusahaan yang aktif di daerah lingkar tambang tentang kategori tenaga kerja lokal.

Kepala Disosnakertrans Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H Abdul Hamid SPd, MPd yang dikonfirmasi senin 6/10 kemarin mengatakan, langkah yang akan dilakukan itu sebagai semangat untuk membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.

Disampaikan H Hamid sapaannya, acuan dalam mengeluarkan kategori lokal adalah Peraturan Bupati (Perbup) nomor 9 yang mengatur tentang tenaga kerja lokal, hanya saja dalam Perbup itu tidak menjelaskan secara detail kategori tenaga kerja lokal yang dimaksud, sehingga Disosnakertrans berencana membuat telaan tekhnis tentang kategori tenaga kerja lokal tersebut.

“Saya hanya akan memperuncing kategori tenaga kerja lokal yang harus menjadi prioritas bagi perusahaan lingkar tambang, sehingga semangat membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal terealisasi dengan surat edaran nantinya,” ucap H Hamid.

Apa metode yang akan dituang, H Hamid belum bisa menyampaikan secara detail, karena masih ada pertemuan lanjutan dengan pihak perusahaan untuk membahas masalah tenaga kerja. “Pada pertemuan beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan kepada pihak Newmont selaku user pekerjaan di lingkar tambang tentang rencana tersebut dan diterima baik, jadi mereka menunggu kategori tenaga kerja tersebut,” lanjut H Hamid.

Menyinggung soal tenaga kerja Newmont yang dirumahkan, H Hamid mengaku telah menerima laporan dari pihak perusahaan, dimana bisa dipanggil seluruhnya atau akan rampung pertengahan bulan oktober ini. “Secara bertahap telah dipanggil kembali untuk bekerja karyawan Newmont. Saat ini tersisa pada kisaran 10 persen dan semoga dalam waktu dekat bisa segera dituntaskan,” harap H Hamid.

Soal tenaga kerja pada perusahaan subkontraktor berbeda perlakuannya, karena beberapa perusahaan itu tidak merumahkan karyawan, tetapi ditetapkan pada kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tetapi beberapa perusahaan subkontraktor itu mengaku akan memanggil kembali karyawan yang telah di PHK untuk dipekerjakan kembali setelah mendapat kepastian pekerjaan dari Newmont.

Kesempatan itu sendiri akan dimanfaatkan secara maksimal untuk pekerja lokal, jadi salah satu langkah yang sudah mulai dilakukan Disosnakertrans adalah membangun komunikasi dengan manager kontrak PT. NNT, agar memberikan peringatan kepada perusahaan subkontraktor untuk memanfaatkan jasa pekerja lokal. “Semangat membuka peluang kerja tenaga kerja lokal sudah menjadi atensi kami,” tegas H Hamid. (kimt)

Don`t copy text!