Menatap Horison Baru ‘Super Giant’ Elang, Mahakarya OLC 54 Kilometer dan Pemantauan Satelit AI AMMAN di Hutan Sumbawa

Menatap Horison Baru 'Super Giant' Elang, Mahakarya OLC 54 Kilometer dan Pemantauan Satelit AI AMMAN di Hutan Sumbawa

Oleh: Syuaib Ahkam

Jauh di pedalaman rimbunnya hutan Rinti dan Lampui, sekitar 60 kilometer di sebelah timur tambang terbuka Batu Hijau, sebuah raksasa deposit mineral dunia tengah bersiap bangun dari tidurnya. Itulah Proyek Elang—deposit polimetalik tembaga dan emas skala Super Giant yang telah diakui oleh Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1991.

Pengumuman Resmi: Penyusunan Studi AMDAL Rencana Tambang Blok Elang PT AMNT

Peta wilayah operasional AMMAN memperlihatkan koridor Overland Conveyor (OLC) sepanjang 54 km yang menghubungkan deposit raksasa Elang dengan fasilitas pengolahan di Batu Hijau.

(Sumber: amman.co.id)

Kabar baik bagi masa depan industri pertambangan nasional mencuat seiring perkembangan intensif sejak tahun 2020, saat tim eksplorasi AMMAN menemukan deposit porfiri kedua yang dikenal sebagai Elang Selatan. Deposit ini terletak berdekatan dengan porfiri Elang utama, berada di posisi lebih dalam, dan menyimpan kadar mineral yang sedikit lebih tinggi.

Skor Langsung Tayang di Layar! DPMDes KSB Uji 16 Balon Kades Lewat Sistem CAT di UNDOVA

Penemuan ini memicu lonjakan signifikan pada Laporan Estimasi Cadangan dan Sumber Daya Kode JORC (Joint Ore Reserves Committee) per 31 Desember 2024. Dibandingkan laporan tahun 2023, cadangan bijih Elang melonjak 79%, dari 1,4 miliar metrik ton menjadi 2,52 miliar metrik ton. Peningkatan ini diikuti kenaikan 71% kandungan tembaga (dari 10,4 miliar pon menjadi 17,78 miliar pon) serta kenaikan 76% kandungan emas (dari 15 juta ons menjadi 26,44 juta ons).

Data kenaikan signifikan cadangan bijih dan kandungan logam proyek Elang berdasarkan laporan JORC per 31 Desember 2024.

(Sumber: amman.co.id)

Peningkatan cadangan ini mengubah peta jalan operasional AMMAN secara mendasar. Setelah penambangan Fase 8 di Batu Hijau tuntas pada tahun 2030 (dengan pemanfaatan stockpile hingga 2033), operasional Proyek Elang diproyeksikan akan melanjutkan estafet produksi hingga tahun 2046.

Vice President Corporate Communications PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), Kartika Octaviana, menegaskan strategisnya lonjakan cadangan tersebut bagi perekonomian nasional dan daerah.

Wujudkan Riset Berdampak Luas, Universitas Cordova dan PT Medco Energi Dirikan Menara Pengukur Angin di Sumbawa Barat

“Peningkatan cadangan berpotensi mendorong produksi dan memperpanjang umur tambang secara signifikan. Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi bisnis, namun juga memperkuat kontribusi terhadap industri pertambangan dan perekonomian daerah serta nasional,” ujar Kartika.

Namun, menggarap tambang raksasa hingga dekade 2040-an di tengah tutupan hutan tropis tanpa merusak keseimbangan ekosistem membutuhkan pendekatan rekayasa teknik (engineering) dan teknologi yang tidak biasa. Di sinilah AMMAN menerapkan mahakarya teknologi transportasi batuan dan sistem pengawasan lingkungan modern.

Menghubungkan Dua Pegunungan dengan OLC 54 Kilometer

Tingkatkan Profesionalisme, PWI Sumbawa Barat Kirim 17 Wartawan Ikuti OKK dan UKW Lanjutan di Mataram

Skema rantai nilai terintegrasi AMMAN yang meminimalisir pembukaan lahan baru dengan memanfaatkan jaringan pemrosesan tunggal di Batu Hijau.

(Sumber: amman.co.id)

Setelah menyelesaikan Definitive Feasibility Study (FS) pada tahun 2025, AMMAN merancang sistem logistik bijih yang efisien dan ramah lingkungan. Alih-alih membangun pabrik pengolahan (mill) baru di lokasi Elang yang akan membuka banyak lahan hutan, AMMAN memilih memanfaatkan infrastruktur pabrik konsentrator, dermaga Benete, CCPP, dan smelter yang sudah ada di Batu Hijau.

Bagaimana cara mengangkut puluhan juta ton bijih dari Elang menuju Batu Hijau sejauh 54 kilometer? Jawabannya adalah Overland Conveyor (OLC)—sebuah sabuk berjalan raksasa dalam konstruksi tertutup sepanjang 54 kilometer yang membentang menembus perbukitan.

Peluang Emas! PT Freeport Indonesia Buka 91 Lowongan Kerja dan Program Magang Mahasiswa

Gambar Proses Bisnis PT Amman Mineral Nusa Tenggara dalam Laporan Keberlanjutan AMMAN 2025

(Sumber: amman.co.id)

Sistem OLC ini dirancang mengangkut bijih dari Coarse Ore Stockpile (COS) Elang langsung ke fasilitas pengolahan Batu Hijau. Penggunaan OLC tertutup ini secara radikal meniadakan emisi karbon dari ribuan perjalanan truk angkut konvensional, menekan kebisingan, serta menghilangkan paparan debu fugitive di sepanjang jalur transportasi.

Guna mendukung jalur logistik, pemeliharaan OLC, dan jaringan listrik tegangan tinggi, jalan akses utama (Primary Access Road/PAR) dari Benete diperpanjang hingga ke Elang. Desain jalan ini terus dioptimalkan, termasuk relokasi stasiun primary crushing berbasis kajian geoteknik serta redesain kolam pengendali sedimen untuk menekan biaya konstruksi sekaligus meminimalkan gangguan bentang alam.

Perkuat Keahlian Abad 21, UNDOVA dan AMMAN Gelar Pelatihan Literasi AI Ready ASEAN di Sumbawa Barat

Mata Satelit dan AI Penjaga Benteng Kehutanan

Penerapan teknologi Satelit AI untuk perlindungan hutan yang dikombinasikan dengan pembibitan tanaman hutan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

(Sumber: amman.co.id)

Tak Perlu Nyebrang ke Mataram, Vaksin Umroh dan Luar Negeri Kini Resmi Hadir di RSUD Asy-Syifa’ KSB

Komitmen AMMAN dalam menjaga keutuhan kawasan hutan di sekitar konsesi Hak Guna Bangunan (HGB) dan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) Elang dan Batu Hijau tidak lagi mengandalkan patroli darat secara manual semata.

Sejak tahun 2024 dan dikembangkan penuh pada 2025, AMMAN mengoperasikan sistem pemantauan perlindungan hutan berbasis citra satelit beresolusi tinggi yang dipadukan dengan kecerdasan buatan (Machine Learning). Algoritma AI ini secara otomatis menganalisis pemindaian satelit berkala dan mampu mendeteksi setiap perubahan tutupan lahan atau dugaan pembukaan hutan ilegal hingga ambang batas terkecil 0,5 hektare.

Begitu sistem AI mendeteksi adanya anomali pembukaan lahan ilegal oleh pihak eksternal, tim SMART Patrol Departemen Lingkungan AMMAN bersama petugas Kehutanan dapat langsung diterjunkan ke koordinat presisi di lapangan. Laporan pemantauan satelit ini dirangkum secara bulanan dan dilaporkan secara transparan kepada Kementerian Kehutanan serta KESDM.

Keseimbangan Konservasi di Koridor Elang

Tim pemantau keanekaragaman hayati AMMAN saat melakukan pemantauan berkala spesies fauna endemik di area habitat kritis.

Lewat Gambar dan Permainan, Dinsos KSB Obati Trauma Anak-Anak Terdampak Bencana di Taliwang

(Sumber: amman.co.id)

Melalui Penilaian Habitat Kritis (Critical Habitat Assessment/CHA) yang tuntas dilakukan pada 2025, AMMAN mengidentifikasi spesies pemicu habitat kritis di koridor Elang, seperti Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea), Elang Flores (Nisaetus floris), dan Jalak Nusa Tenggara (Gracula venerata).

Seluruh temuan ilmiah ini diterjemahkan ke dalam 32 langkah mitigasi Rencana Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (BMP) dan 14 aksi Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati (BAP). Koridor transportasi OLC dan jalan akses PAR dirancang dengan cermat agar tidak memutus jalur migrasi satwa liar, didukung pembentukan persemaian masyarakat lokal untuk tanaman hutan dan obat di desa-desa penyangga.

Menatap Horison Baru

Peta pulau Sumbawa yang menunjukkan lokasi pit Batu Hijau, perbukitan Rinti dan Lampui, serta garis jalur logistik sepanjang 54 km menuju deposit Elang dan Elang Selatan.

Cetak Tenaga Kerja Kelas Wahid, 32 Pemuda KSB Bakal Digembleng UT School Semarang Berstandar BNSP

(Sumber: amman.co.id)

Proyek Elang menetapkan standar baru bagi industri pertambangan skala raksasa (Super Giant). Pengembangan deposit mineral ini membuktikan bahwa operasional tambang skala besar dan perlindungan lingkungan dapat terintegrasi secara seimbang melalui komitmen tata kelola yang ketat serta penerapan teknologi modern.

Pengoperasian sistem Overland Conveyor (OLC) sepanjang 54 kilometer bukan sekadar solusi efisiensi logistik, melainkan langkah konkrit dalam menekan emisi karbon dan meminimalkan pembukaan lahan hutan. Dari Sumbawa Barat, komoditas tembaga yang dihasilkan hingga tahun 2046 tidak hanya menyokong kebutuhan transisi energi hijau global, tetapi juga menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan seiring dengan kelestarian ekosistem hutan hingga masa mendatang.

– Penulis: Syuaib Ahkam, Pemimpin Redaksi KOBARKSB.com. Catatan jurnalistik ini merekam penerapan teknologi pertambangan ramah lingkungan di Sumbawa Barat, yang menyeimbangkan potensi ekonomi daerah dengan perlindungan ekosistem untuk generasi mendatang.

Didukung Google.org dan ASEAN Foundation, UNDOVA Bersama AMMAN Gembleng Dosen dan Mahasiswa Kuasai AI

About The Author

Trending

  • 72
    Menenun Kembali Hijau Sumbawa: Jejak Keberlanjutan di Jantung Operasi AMMANOleh: Hardoni Di jantung Pulau Sumbawa, tepatnya di Kabupaten Sumbawa Barat, sebuah narasi baru sedang ditulis. Di tengah persepsi umum yang sering kali menempatkan industri pertambangan sebagai antitesis kelestarian lingkungan, area Tambang Batu Hijau milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) menyuguhkan perspektif berbeda. Di sini, industri berat mencoba berjalan…
  • 62
    Menyemai Mandiri di Tana Samawa, Cerita 88 Persen Rantai Pasok AMMAN yang Menghidupi WargaOleh: Syuaib Ahkam Suara dering notifikasi transaksi digital berbunyi nyaring dari sebuah ponsel pintar milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Sumbawa Besar. Di layarnya, tertera status pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang baru saja tuntas. Sementara ratusan kilometer dari sana, di sebuah ruang pelatihan…
  • 60
    Napas Biru di Selat Alas: Cara AMMAN Menenun Keabadian Ekologis Gili BaluOleh: Hardoni  Bumi selalu mengingat dua hal: apa yang diurai dari rahimnya, dan apa yang disemaikan kembali di permukaannya. Bagi sebuah entitas industri ekstraktif, kesadaran ini kerap kali berhenti sebagai sebaris angka di dalam laporan keberlanjutan tahunan. Namun, di kaki-kaki bukit Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), kesadaran itu mewujud menjadi perkara martabat…
  • 55
    AMMAN Scholars: Dukung Kualitas Pendidikan Putra-Putri Daerah Sumbawa BaratMaluk, KOBARKSB.com - Putra-putri daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih pendidikan dan pekerjaan yang layak. Hal ini berkat Program Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars), sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di…
  • 52
    Jaga Kelangsungan Tambang Batu Hijau, AMMAN Dapat Lampu Hijau Ekspor 480.000 Ton KonsentratMaluk, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) melalui anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), berhasil mendapatkan 'lampu hijau' dari pemerintah untuk melanjutkan ekspor konsentrat tembaga. Kebijakan ini dinilai krusial untuk menjaga kelangsungan operasional tambang Batu Hijau di tengah proses perbaikan fasilitas smelter yang masih berlangsung. Kementerian…
  • 49
    Ukir Senyum Baru, 11 Anak di KSB Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Asy-Syifa’Taliwang, KOBARKSB.com - Senyum baru terpancar dari wajah sejumlah anak di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Smile Train, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR), serta dukungan penuh dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), sukses menyelenggarakan bakti sosial operasi bibir sumbing, celah bibir,…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×