Maluk, KOBARKSB.com – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, mengeluarkan pernyataan tegas terkait kedaulatan pangan di Bumi Pariri Lema Bariri. Meski produksi padi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah menembus angka fantastis yakni kurang lebih 300.000 ton per tahun, Bupati menyayangkan jika nilai ekonomi dari hasil keringat petani tersebut justru dinikmati oleh daerah lain.
Hal itu ditegaskan Bupati saat menghadiri Kegiatan Panen Perdana Padi System of Rice Intensification (SRI) Organik di Lahan Pertanian Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kamis (30/04/2026).
“Jangan sampai gabah kita dibawa keluar, lalu balik lagi ke KSB dalam bentuk beras. Kita ingin seluruh proses produksi hingga pengemasan beras premium dilakukan di sini. Ekonomi harus berputar di dalam daerah agar petani kita benar-benar sejahtera,” ujar H. Amar di hadapan para petani dan tamu undangan.
Angka produksi 300.000 ton tersebut dinilai jauh melampaui kebutuhan konsumsi 159.124 jiwa penduduk KSB. Oleh karena itu, hilirisasi menjadi harga mati. Untuk mendukung ekosistem ini, Pemerintah Daerah memberikan bantuan keuangan desa secara tematik sebesar Rp150 juta per desa yang difokuskan pada pengelolaan sampah melalui Bank Sampah. Tujuannya, agar sampah diolah menjadi pupuk organik guna mendukung kemandirian petani.
Bupati memaparkan data bahwa hampir 80% keluarga kurang mampu di Sumbawa Barat menggantungkan hidup sebagai petani penggarap. Dengan angka kemiskinan yang masih berada di posisi 10,98%, sektor pertanian menjadi fokus utama intervensi pemerintah.
“Guna menekan kemiskinan, kita siapkan intervensi pada penyediaan benih, pupuk, hingga alat panen modern untuk mengurangi biaya produksi. Salah satu program unggulannya adalah Mandiri Benih Kabupaten, di mana kita mulai mengembangkan 100 hektar lahan untuk memproduksi benih yang spesifik dengan karakter tanah lokal KSB,” jelasnya. Saat ini, varietas tersebut tengah diuji coba laboratorium untuk memastikan kualitas dan kecocokannya dengan unsur hara tanah setempat.
Kegiatan panen perdana di Desa Benete ini merupakan hasil kolaborasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT AMMAN. Bupati mengapresiasi keberhasilan transformasi petani lokal menuju pertanian organik yang berkelanjutan ini.
Bupati bahkan memproyeksikan Kecamatan Maluk sebagai ‘Laboratorium’ (wadah pembelajaran) dan ‘Akuarium’ (etalase hasil) bagi petani dari kecamatan lain. Ia langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian, Jamilatun, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Nurul Syaspri Akhdiyanti, untuk memformulasikan program replikasi konsep ini ke seluruh wilayah KSB dalam kurun satu tahun ke depan.
“Kesuksesan di Desa Benete ini harus menjadi titik awal. Saya ingin para presidium yang telah dilatih menjadi ‘Duta Organik KSB’ yang membawa perubahan positif bagi kemajuan sektor pertanian sehat secara menyeluruh,” harap Bupati.
Ketua Presidium Pertanian Organik, Hamzah, menyatakan bahwa panen ini adalah buah pendampingan sejak September 2025. Sementara itu, Samsudin Majid yang mewakili kelompok tani berharap agar dukungan dari pemerintah dan PT AMMAN terus mengalir hingga petani mencapai kemandirian penuh.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Hario Kartiko Pamungkas, manajemen PT AMMAN, jajaran Forkopimcam, serta tokoh masyarakat. Kegiatan ditutup dengan penyerahan beras organik secara simbolis sebagai bukti nyata keberhasilan praktik pertanian ramah lingkungan di tanah Maluk. (krij)
About The Author
Trending
- 72
Seteluk, KOBARKSB.com - Merespon cepat laporan petani Desa Ai Suning, Kecamatan Seteluk, terkait kekurangan alat panen pertanian (Komben), Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, terjun langsung ke lokasi pertanian pada Selasa (8/4). Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suhadi, dan Kepala Dinas Pertanian Sumbawa Barat, Jamilatun, Bupati membawa langsung bantuan alat… - 67
Taliwang, KOBARKSB.com - Tongkat estafet kepemimpinan birokrasi tertinggi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini resmi beralih. drh. Hairul, M.M., secara definitif dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat oleh Bupati H. Amar Nurmansyah. Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh harapan ini digelar di Pendopo Bupati,… - 61
Taliwang, KOBARKSB.com - Setelah sempat tertunda selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan masa transisi kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menghidupkan Forum Yasinan sebagai agenda rutin. Kegiatan ini dimulai kembali pada Kamis malam (19/6) di kediaman Wakil Bupati Hj. Hanipah, mengukuhkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang… - 61
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus berupaya meningkatkan daya saing produk tenun lokal. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mendorong para penenun untuk menciptakan inovasi motif agar produk yang dihasilkan lebih variatif, modern, dan mampu menembus pasar yang lebih… - 61
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menunjukkan komitmen kuat dalam menyerap aspirasi warga. Dari total 474 usulan pembangunan yang masuk melalui berbagai tahapan, sebanyak 446 usulan resmi diakomodasi untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Kesepakatan ini menjadi salah satu hasil krusial dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan… - 60
Di hadapan kita tersaji sebuah dokumen visi yang megah: "Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2025-2030". Dibungkus dalam presentasi yang apik, penuh dengan infografis berwarna dan foto-foto seremonial, pemerintah daerah memaparkan sebuah mimpi transformatif bernama "KSB Maju Luar Biasa". Angka-angka triliunan rupiah digelontorkan untuk program-program unggulan—mulai dari "Kartu Sumbawa…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar