Taliwang, KOBARKSB.com – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (25/03/2026). Dalam prosesi yang berlangsung di Aula Paserang, Gedung Graha Praja tersebut, Bupati menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan momentum besar untuk melahirkan inovasi nyata dalam pelayanan publik.
Bupati Amar menekankan bahwa pemindahan tugas ini didasarkan pada hasil pemetaan kompetensi (job fit) yang dianalisis secara cermat sesuai kebutuhan daerah. Ia mengingatkan para pejabat agar segera beradaptasi dan tidak terjebak dalam pola kerja lama. “Jangan berpikir rotasi ini hanya perpindahan tempat bekerja, tetapi harus menjadi momentum untuk menghadirkan inisiasi dan perubahan yang lebih baik ke depan. Rotasi ini bukan sekadar perpindahan, tetapi bagian dari upaya mengembangkan kapasitas pejabat agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pelaksanaan program pemerintah,” tegas Bupati dalam arahannya.
Salah satu instruksi strategis yang menjadi sorotan utama ditujukan kepada Dinas Sosial. Bupati meminta agar pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) sudah tersedia paling lambat 1 April 2026. Data ini akan menjadi instrumen krusial untuk memotret kondisi masyarakat pada kategori desil 1 dan desil 2 agar intervensi perlindungan sosial tepat sasaran. “Ini akan menjadi basis data terhadap program-program perlindungan sosial yang dilaksanakan dengan dana APBD, terlepas dari dana APBN. Begitu nanti ada DTSEN maka kita akan memotret, memprofilkan masing-masing KK dengan jelas, sehingga intervensi apa yang akan kita berikan itu benar-benar sesuai dan kita bisa mengangkat mereka agar keluar dari Desil 1 dan Desil 2. Ini harus diformulasikan dengan tepat,” jelasnya.
Sejalan dengan akurasi data kemiskinan, Bupati juga memberikan penekanan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mempercepat respons terhadap perubahan data Kartu Keluarga (KK). Langkah ini harus didukung oleh sistem yang terintegrasi secara digital antara Dinas Kominfo, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, dan Bank NTB Syariah. Sinergi ini dinilai mendesak karena pembaruan data KK berdampak langsung pada keakuratan program Kartu Sumbawa Barat Maju yang menjadi tumpuan masyarakat.
Di sektor ekonomi kerakyatan, Bupati mendorong Dinas Perikanan untuk mengembangkan klaster unggulan budidaya ikan air tawar hingga ke tahap hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah bagi daerah. Sementara kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bupati meminta adanya fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha baru, termasuk memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki legalitas usaha yang jelas agar dapat beroperasi secara optimal.
Terkait aspek sosial dan lingkungan, Bupati menginstruksikan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) untuk memperkuat predikat Kabupaten Layak Anak. Hal ini mencakup pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kecamatan Jereweh melalui kolaborasi dengan PT Amman Mineral, serta pengembangan fasilitas serupa di kawasan Kemutar Telu Center (KTC).
Berdasarkan SK Bupati Nomor 050/800.1.3.3/BKPSDM/2026, lima pejabat yang menempati posisi baru tersebut adalah Ferial, S.K.M., sebagai Kepala Dinas Dukcapil; H. I Made Budi Artha, S.Sos., M.M., sebagai Kepala DP2KBP3A; Agus Purnawan, S.Pi., M.M., sebagai Kepala Dinas Perikanan; Noto Karyono, S.Pi., M.Si., sebagai Kepala DPMPTSP; dan Ns. H. Kamaluddin, S.Kep., yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial.
Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar, Dandim 1628 Sumbawa Barat Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan, serta jajaran asisten dan pimpinan perangkat daerah lainnya. Bupati berharap penyegaran jabatan ini mampu menghadirkan energi baru dalam mengawal program-program strategis demi kesejahteraan masyarakat Sumbawa Barat. (kdon)
About The Author
Trending
- 78
Taliwang, KOBARKSB.com - Sejumlah warga masyarakat Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menyoroti soal kondisi Pasar Tana Mira Taliwang yang tampak kumuh dan semrawut. Termasuk soal pengelolaan parkir di Pasar Induk Taliwang tersebut. “Ini adalah gambar hasil potret kami di salah satu sudut lorong Pasar Taliwang. Kios banyak yang sudah… - 76
Taliwang, KOBARKSB.com - Sejak berdiri tahun 2006 hingga tahun 2021, total penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kepada Perusda KSB dilaporkan telah mencapai Rp 7.250.000.000. Namun hingga Desember 2021, diketahui hanya Rp 386.856.141 dividen yang diterima Pemda KSB. Atas persoalan ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) KSB dikabarkan telah mulai melakukan… - 76
Taliwang, KOBARKSB.com - Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Nusa Tenggara Barat (NTB), Pudjoharsoyo, beserta tim dilaporkan datang berkunjung ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), guna meninjau rencana lokasi Pembangunan Kantor Pengadilan Negeri (PN) KSB. Tim Pengadilan Tinggi NTB tiba di Graha Fitrah dan diterima langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin,… - 76
Taliwang, KOBARKSB.com - Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Gedung Graha Praja, Rabu (27/8), saat Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, secara resmi menyerahkan Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju Layanan Pendidikan kepada perwakilan mahasiswa jenjang Diploma/Strata I gelombang pertama. Penyerahan simbolis ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam berinvestasi… - 75
Taliwang, KOBARKSB.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan telah merilis Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2022, yang disampaikan kepada KPK menggunakan Aplikasi e-LHKPN. Dalam pengumuman ini disebutkan bahwa Harta Kekayaan Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, sesuai tanggal lapor 31 Desember 2022, berjumlah Rp 4.853.337.803. Sedangkan… - 75
Sekongkang, KOBARKSB.com - Bakal Calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H. Amar Nurmansyah, diserang isu miring. Ia dituding bukan putra daerah KSB. Isu ini santer digoreng lawan politiknya, terutama saat H. Amar blusukan di Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Sabtu, (24/8). Di hadapan warga Sekongkang Bawah, seorang tokoh masyarakat bernama…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





Komentar