Taliwang, KOBARKSB.com – Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA) XVII dan Agro Expo Tingkat Provinsi NTB 2025 membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Selama kegiatan berlangsung, puluhan pelaku UMKM yang terlibat dilaporkan mengalami peningkatan omzet hingga mencapai Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per hari.
Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Syaifullah, S.STP., M.M.Inov., menjelaskan pihaknya menyiapkan 30 stand untuk memfasilitasi 60 pelaku UMKM lokal. Selain itu, lima stand khusus juga diisi oleh Dinas Pertanian KSB guna menampilkan produk pertanian unggulan.
“Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari makanan, minuman, pakaian, hingga kerajinan. Alhamdulillah, semua mendapat sambutan positif dari pengunjung,” ujarnya, Kamis (25/9).
Menurut Syaifullah, kehadiran PEDA XVII dan Agro Expo tidak hanya memberi ruang promosi, tetapi juga mendatangkan keuntungan nyata bagi UMKM. Omzet yang diperoleh para pelaku usaha menjadi bukti bahwa sektor UMKM memiliki daya tarik sekaligus daya saing.
“Banyak pengunjung membeli produk lokal, bahkan ada yang memesan untuk kebutuhan setelah acara selesai,” katanya.
Lebih lanjut, Kabid menegaskan, seluruh stand UMKM yang difasilitasi pemerintah tidak dipungut biaya alias gratis. Kebijakan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah KSB dalam mendorong UMKM agar semakin berkembang.
“Kami ingin memastikan UMKM tidak terbebani biaya sewa, sehingga mereka bisa fokus pada pelayanan, kualitas, dan inovasi produk,” jelasnya.
Dari sisi penyelenggaraan, Syaifullah mengapresiasi adanya tim keamanan yang disiapkan oleh event organizer (EO). Kehadiran mereka membuat pelaku UMKM merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas. Selain itu, aspek kebersihan juga mendapat perhatian serius.
“Kebersihan stand dan area sekitar selalu kami tekankan. Kami ingin agar kegiatan ini bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga nyaman bagi pengunjung,” tambahnya.
PEDA XVII dan Agro Expo 2025 di Sumbawa Barat menjadi etalase bagi produk UMKM lokal sekaligus ajang memperkuat jejaring antar pelaku usaha. Diskoperindag KSB berharap momentum ini bisa mendorong lahirnya pelaku UMKM baru yang berani tampil dan berinovasi.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami optimis UMKM di Sumbawa Barat bisa tumbuh lebih cepat, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” tutup Syaifullah. (krij/*)
About The Author
Trending
- 58
Taliwang, KOBARKSB.com - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyediakan 15 stand khusus secara gratis bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ajang Pameran Pembangunan 2025. Antusiasme pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam pameran tahunan ini terbukti sangat tinggi, dengan lebih dari 30 UMKM… - 53
Oleh: Syuaib Ahkam Suara dering notifikasi transaksi digital berbunyi nyaring dari sebuah ponsel pintar milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Sumbawa Besar. Di layarnya, tertera status pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang baru saja tuntas. Sementara ratusan kilometer dari sana, di sebuah ruang pelatihan… - 52
Taliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, berkolaborasi dengan Narasa Indonesia mengumumkan kelulusan dari Batch II Program SINERGI dan SELARAS yang merupakan program pelatihan, pendampingan, dan pengembangan bisnis dan branding bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta… - 46
Taliwang, KOBARKSB.com - Program KSB Maju Sosial yang menjadi tumpuan kelompok rentan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menghadapi tantangan serius di tengah progres realisasinya yang telah mencapai 50,91 persen hingga Juni 2026. Sejumlah warga dilaporkan kehilangan akses bantuan sosial (bansos) secara mendadak akibat identitas pribadi mereka disalahgunakan oleh pihak luar… - 46
Oleh: Hardoni Bumi selalu mengingat dua hal: apa yang diurai dari rahimnya, dan apa yang disemaikan kembali di permukaannya. Bagi sebuah entitas industri ekstraktif, kesadaran ini kerap kali berhenti sebagai sebaris angka di dalam laporan keberlanjutan tahunan. Namun, di kaki-kaki bukit Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), kesadaran itu mewujud menjadi perkara martabat… - 44
"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





Komentar