BPS Soroti Ketergantungan KSB Pada Sektor Tambang

BPS Soroti Ketergantungan KSB Pada Sektor Tambang - BPS Sumbawa Barat

Taliwang, KOBARKSB.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menyajikan potret komprehensif daerah melalui rilis publikasi “Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2025”. Laporan yang ditunggu-tunggu ini tidak hanya menampilkan angka-angka statistik, tetapi juga mengisahkan narasi besar tentang transformasi ekonomi dan sosial sebuah daerah yang tengah melaju pesat, seraya menyoroti tantangan fundamental yang menyertainya.

Data terbaru menunjukkan sebuah lompatan ekonomi yang luar biasa. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) KSB atas dasar harga berlaku pada tahun 2024 diproyeksikan meroket hingga Rp 36,56 triliun. Angka ini merefleksikan peningkatan nominal yang sangat signifikan sebesar Rp 6,92 triliun dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 29,64 triliun. Tak dapat dipungkiri, mesin utama di balik akselerasi ini adalah sektor pertambangan dan penggalian. Dengan kontribusi mencapai 84,61 persen terhadap total PDRB, sektor ini menegaskan posisinya sebagai tulang punggung absolut perekonomian KSB.

Namun, dominasi satu sektor ini ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, ia menjadi sumber utama pendapatan daerah yang mendorong pembangunan infrastruktur dan program-program strategis. Di sisi lain, ketergantungan yang masif ini memunculkan pertanyaan kritis mengenai keberlanjutan dan pemerataan ekonomi. Bagaimana memastikan kekayaan yang dihasilkan dari sumber daya tak terbarukan ini dapat menetes ke bawah (trickle-down effect) dan memberdayakan sektor-sektor ekonomi lainnya menjadi tantangan utama bagi para pemangku kebijakan.

Wujudkan Riset Berdampak Luas, Universitas Cordova dan PT Medco Energi Dirikan Menara Pengukur Angin di Sumbawa Barat

Kabar baiknya, geliat ekonomi ini berbanding lurus dengan perbaikan indikator kesejahteraan sosial. Laporan BPS mencatat tren positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Angka kemiskinan di KSB berhasil ditekan dari 12,95 persen pada 2023 menjadi 12,23 persen pada 2024. Penurunan ini, meskipun terlihat tipis, merepresentasikan harapan baru bagi ribuan warga. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2024 tercatat sebanyak 21,13 ribu jiwa, sebuah angka yang terus menjadi fokus intervensi pemerintah daerah.

Capaian ini semakin diperkuat oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) KSB yang mencapai 75,52. Angka ini tidak hanya menempatkan KSB dalam kategori “tinggi”, tetapi juga menjadikannya salah satu daerah dengan kualitas hidup terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat. IPM yang tinggi mencerminkan keberhasilan dalam tiga dimensi dasar: umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan (pendidikan), serta standar hidup layak (ekonomi).

Dari sisi demografi, populasi KSB pada 2024 diproyeksikan mencapai 155,54 ribu jiwa, tersebar di delapan kecamatan dengan Kecamatan Taliwang sebagai pusat populasi terbesar. Di pasar kerja, data menunjukkan bahwa 96,90 persen dari angkatan kerja telah terserap, sebuah indikator positif stabilitas ekonomi. Namun, 3,10 persen sisanya yang masih mencari kerja menjadi pengingat bahwa penciptaan lapangan kerja yang berkualitas dan beragam tetap menjadi agenda prioritas.

Tingkatkan Profesionalisme, PWI Sumbawa Barat Kirim 17 Wartawan Ikuti OKK dan UKW Lanjutan di Mataram

Di tengah hegemoni sektor tambang, sektor-sektor lain menunjukkan resiliensinya. Pertanian, meskipun kontribusinya terhadap PDRB jauh lebih kecil, tetap menjadi sektor vital sebagai penyerap tenaga kerja terbesar. Jutaan rupiah mungkin datang dari tambang, tetapi piring nasi bagi sebagian besar masyarakat masih berasal dari sawah dan ladang. Komoditas seperti padi, jagung, dan kelapa menjadi penopang kehidupan ribuan keluarga.

Sektor pariwisata juga mulai menggeliat. Pada tahun 2023, KSB berhasil menarik 19.370 wisatawan untuk menginap, dengan komposisi 7.430 wisatawan mancanegara dan 11.940 wisatawan domestik. Angka ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya dan menunjukkan bahwa pesona alam KSB memiliki daya tarik yang kuat. Pengembangan sektor ini menjadi kunci strategis untuk diversifikasi ekonomi jangka panjang, mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan yang bersifat ekstraktif dan terbatas.

Kepala BPS KSB, Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, dalam pengantar publikasi menekankan pentingnya data ini sebagai fondasi perencanaan. “Diharapkan data ini dapat membantu melengkapi penyusunan rencana pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.

Secara keseluruhan, “KSB Dalam Angka 2025” melukiskan gambaran sebuah daerah yang berada di persimpangan jalan. Pertumbuhan ekonomi yang fenomenal telah membuka pintu kemajuan, namun tantangan untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih inklusif, merata, dan berkelanjutan kini berada di depan mata. Mengelola berkah sumber daya alam sembari memperkuat sektor ekonomi kerakyatan akan menjadi kunci untuk memastikan kemakmuran KSB dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. (kdon)

About The Author

Trending

  • 97
    KSB Dalam Angka 2025: Ekonomi Melesat Didominasi Tambang, Angka Kemiskinan MenurunTaliwang, KOBARKSB.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara resmi merilis publikasi tahunan “Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2025”. Laporan komprehensif ini menyajikan potret terkini kondisi sosial-ekonomi daerah, menyoroti pertumbuhan ekonomi yang signifikan didorong oleh sektor pertambangan, sekaligus mencatat kemajuan positif pada indikator kesejahteraan masyarakat, termasuk penurunan…
  • 82
    IPM KSB Berada di Angka 76,46, Kemiskinan Ekstrem Berhasil Ditekan ke 0,40%Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memaparkan perkembangan sejumlah indikator makro pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna DPRD terkait penyampaian Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Sidang Utama DPRD KSB, Selasa (23/6/2026). Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, dalam penjelasannya menyampaikan bahwa penyusunan arah kebijakan anggaran perubahan…
  • 81
    Gempur Rokok Ilegal, ASN Sumbawa Barat Jadi Garda TerdepanTaliwang, KOBARKSB.com - Upaya memerangi peredaran rokok ilegal terus digencarkan di Kabupaten Sumbawa Barat. Kali ini, giliran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dibekali pengetahuan seputar rokok ilegal dan bahayanya dalam Sosialisasi Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal Hasil Tembakau Tahun 2024. Bertempat di Aula Rumah…
  • 80
    2 Kali Berturut-turut, Kesenian Adat Sumbawa Barat Tampil Pada Puncak HUT RI di Istana NegaraJakarta, KOBARKSB.com - Ilustrasi musik dan kesenian adat tradisional Sumbawa yang ditampilkan Tim Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah memukau tamu negara yang melintas di gerbang utama istana pada puncak peringatan HUT RI Ke-78 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, (17/8). Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut, Kabupaten Sumbawa Barat dipercaya menampilkan…
  • 80
    UMK KSB 2026 Rp 3,13 Juta, Sebanding dengan Daya Beli Warga Sebesar Rp 3,13 Juta per BulanTaliwang, KOBARKSB.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara resmi mensosialisasikan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026. Dalam kegiatan yang digelar di Killa Balad Resto, Taliwang, Rabu (20/05/2026), diumumkan bahwa UMK KSB ditetapkan sebesar Rp 3.136.468, yang merupakan angka tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara…
  • 79
    Kepala Daerah dan Sekda Sibuk Tebar Pesona Hadapi 2024, Birokrasi di KSB Terkotak-kotak dan Berkinerja BurukTaliwang, KOBARKSB.com - Pasca diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa tahapan Pemilu 2024 dimulai 14 Juni 2022. Seketika tensi politik di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai memanas. Genderang perang antar bakal kandidat Kepala Daerah dan bakal calon legislatif pun telah ditabuh. Sayangnya, kondisi ini berakibat pada terkotak-kotaknya birokrasi setempat dan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×