Taliwang, KOBARKSB.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat merilis data terbaru mengenai kondisi pendidikan di wilayah ini. Data yang bersumber dari publikasi “Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumbawa Barat 2024” ini memberikan gambaran komprehensif tentang perkembangan sektor pendidikan, khususnya mengenai tingkat pendidikan yang ditamatkan.
Salah satu temuan utama adalah distribusi tingkat pendidikan yang bervariasi di kalangan penduduk berusia 15 tahun ke atas. Data pada BAB III, Tabel 3.4 menunjukkan bahwa 11,78 persen penduduk Sumbawa Barat tidak memiliki ijazah SD atau sederajat. Sementara itu, mayoritas penduduk (25.52 persen) menamatkan pendidikan hingga jenjang SD atau sederajat.
Distribusi ini menunjukkan tantangan dalam meningkatkan akses pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Terlebih, terdapat disparitas tingkat pendidikan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok pengeluaran. Di kalangan laki-laki, persentase penduduk yang tidak memiliki ijazah SD atau sederajat lebih rendah (9,16 persen) dibandingkan perempuan (14,54 persen). Hal ini mengindikasikan adanya potensi kesenjangan gender dalam akses pendidikan.
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat
Selain itu, tingkat pendidikan juga bervariasi berdasarkan kelompok pengeluaran. Di kelompok 20 persen teratas, persentase penduduk yang menamatkan SMA/SMK sederajat mencapai 37,22 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok 40 persen terbawah (27,36 persen). Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan akses pendidikan berdasarkan kondisi ekonomi.
“Data ini menyoroti pentingnya upaya pemerataan akses pendidikan di Sumbawa Barat, khususnya bagi kelompok perempuan dan masyarakat dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu,” ujar Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, SST, Kepala BPS Kabupaten Sumbawa Barat.
Meskipun demikian, data ini juga menunjukkan adanya potensi peningkatan kualitas pendidikan, di mana 13,24 persen penduduk menamatkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Data ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumbawa Barat. (kdon)
About The Author
Trending
- 83
Oleh: Syuaib Ahkam Transformasi digital sering dirayakan sebagai simbol kemajuan, tetapi jarang disadari sebagai arena baru kerentanan sosial. Di balik layar gawai yang menyala di ruang keluarga dan di balik koneksi internet yang menghubungkan ruang kelas ke dunia global, tersembunyi risiko yang tidak kasatmata: manipulasi informasi, eksploitasi data pribadi, hingga… - 82
Taliwang, KOBARKSB.com - Suasana haru dan bangga menyelimuti Central Kediaman Bupati Sumbawa Barat pada Senin malam, 15 Juli 2023. Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin., MM, melepas secara resmi 27 orang siswa terbaik dari Kabupaten Sumbawa Barat untuk melanjutkan pendidikan di 5 SMK Unggulan di Kudus dan Malang… - 82
Taliwang, KOBARKSB.com - Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Penghargaan ini diserahkan dalam Apel Syukur yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Taliwang, pada Senin (20/01/2025). Apel Syukur, yang merupakan tradisi bulanan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dihadiri… - 80
Sumbawa, KOBARKSB.com - Dalam setahun (Tahun 2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan 2 bendungan raksasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni, Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Beringin Sila di Pulau Sumbawa. Menurut laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bahwa per Januari 2022, NTB tercatat menjadi Provinsi yang… - 79
Sumbawa, KOBARKSB.com - Sekitar Pukul 17.20 WITA, Kamis, (28/7), musibah kebakaran dilaporkan terjadi di Pemukiman Penduduk Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Pada kejadian ini, 6 rumah rata dengan tanah, 5 rumah lainnya rusak ringan," kata Kapolres Sumbawa, AKBP Henry Novika Chandra, melalui Kapolsek Alas,… - 79
Taliwang, KOBARKSB.com - Dugaan perekrutan tenaga kerja gelap kembali terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kali ini, PT MIA, perusahaan yang berada di bawah naungan PT PIL, dituding merekrut setidaknya 200 orang tanpa melalui prosedur yang benar. Publik pun mempertanyakan kembali komitmen Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) KSB dalam…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar