Taliwang, KOBARKSB.com – Seorang nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Taliwang, Zulkifli, meluapkan kekecewaannya terhadap pelayanan bank setelah mengalami kegagalan transaksi tarik tunai di mesin ATM. Meski gagal, saldo rekeningnya justru terpotong, dan upaya Zulkifli untuk mendapatkan bantuan dari kantor cabang BNI Taliwang dinilai tidak memuaskan, membuatnya merasa diabaikan.
Insiden ini terjadi di salah satu mesin ATM BNI yang berlokasi di halaman toko UD Hira, depan Hotel Tubalong. Zulkifli mencoba menarik sejumlah uang, namun transaksi tersebut gagal. Anehnya, saldo di rekeningnya berkurang sesuai dengan jumlah yang ingin ditarik. Merasa dirugikan, ia segera mendatangi kantor cabang BNI Taliwang untuk meminta penjelasan dan solusi.
“Saya mengalami gagal tarik tunai, tapi saldo saya tetap terpotong. Saya datang ke kantor BNI untuk meminta bantuan, tapi pelayanan yang saya terima sangat mengecewakan,” ungkap Zulkifli dengan nada kecewa, Senin (03/02).
Alih-alih mendapatkan solusi yang jelas dan memuaskan, Zulkifli merasa dipingpong oleh petugas bank. Ia mengeluhkan bahwa petugas menyalahkan faktor jaringan dan mengarahkannya untuk menghubungi call center. “Setelah menunggu berjam-jam, mereka malah menyuruh saya menghubungi call center. Saya kecewa. Untuk apa ada petugas di kantor kalau masalah nasabah tidak ditangani dengan baik?” ujarnya dengan nada kesal.
Kekecewaan Zulkifli semakin bertambah dengan lamanya proses penyelesaian masalah yang ditawarkan pihak bank. Ia diminta menunggu hingga tujuh hari untuk mendapatkan kepastian apakah dana yang terpotong akan dikembalikan atau tidak. “Tujuh hari itu belum pasti uang saya akan kembali. Bagaimana jika uang tersebut untuk keperluan mendesak? Saya benar-benar tidak habis pikir dengan cara mereka menangani masalah ini,” keluhnya.
Kasus ini memicu pertanyaan mengenai kualitas pelayanan BNI Taliwang dalam menangani keluhan nasabah, terutama terkait masalah transaksi di mesin ATM. Sebagai lembaga keuangan yang seharusnya mengutamakan kepuasan nasabah, BNI dinilai kurang responsif dan kurang profesional dalam menyelesaikan masalah yang dialami nasabah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BNI Cabang Taliwang belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan Zulkifli. Nasabah berharap agar bank dapat memberikan solusi yang lebih cepat, transparan, dan meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang. (kdon)
About The Author
Trending
- 36
Kapolres: Patroli Digelar Saat Jam Sahur, Sambil Bangunkan Warga Sahur Taliwang, KOBARKSB.com - Aksi anak-anak dan remaja bangunkan warga untuk sahur dengan menggunakan musik yang keras sambil joget-joget, beberapa hari ini, meresahkan warga Kota Taliwang. Pasalnya, kegiatan tersebut menimbulkan keributan dan kegaduhan, apalagi di tengah kondisi bahaya covid-19 yang mengancam.… - 36
“Jangan pernah percaya pada ucapan pria!”, begitu kata-kata yang kerap dilontarkan seorang wanita, jika curhat kepada temannya karena pasangannya berbohong padanya. Kok bisa! Dan khusus bagi kaum hawa, pria dianggap ahlinya ngibul dan “kebiasaan” ini dikenal luas. Setuju atau tidak! Tapi apa alasan pria jago berbohong? Ikhsan Bella Persada MPsi,… - 35
Timeline Sejarah KOBARKSB.com Filter Tahun: Semua 2006 2007-2008 2009 2010 2014 2015 2016-2018 2019 2020 2021-2023 2024 2006 2006 November: Awal mula ide pembentukan KOBAR muncul dari diskusi sekelompok anak muda yang memiliki semangat untuk menghadirkan media lokal yang independen dan informatif. Diskusi ini berlangsung intensif dalam beberapa… - 34
Tak terasa, sudah 13 tahun sebuah surat kabar lokal mewarnai perjalanan sejarah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ide berdirinya surat kabar ini, berawal dari bertemunya sekelompok anak muda yang peduli akan kelangsungan pembangunan di KSB yang baru terbentuk. Pada minggu pertama bulan Nopember 2006, mereka berkumpul membahas kondisi arus informasi dan… - 34
Taliwang, KOBARKSB.com - Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali membuktikan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dengan mempertahankan posisi puncak sebagai daerah dengan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) terbaik di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2024. Guna mengapresiasi pencapaian gemilang ini sekaligus mendorong peningkatan kapasitas Pejabat Pengelola… - 33
Oleh: Fathi Yusuf, S.Pd., M.Pd. Taliwang yang sekarang ini kita kenal sebagai ibu kota baru di wilayah paling barat pulau Sumbawa, mempunyai sejarah yang sangat panjang, lebih panjang daripada kehadiran Kesultanan Sumbawa di Sumbawa. Taliwang dan Seran, sebelum masuknya Islam ke Sumbawa merupakan dua kerajaan yang paling besar di bagian…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar