KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Penduduk Miskin di Sumbawa Barat Meningkat - Sumbawa Barat Dalam Angka 2022 - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)

Penduduk Miskin di Sumbawa Barat Meningkat

Taliwang, KOBARKSB.com – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan meningkat pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Yakni, dari 20,20 ribu jiwa pada tahun 2020 menjadi 21,51 ribu jiwa pada tahun 2021. Atau 13,34% pada tahun 2020, menjadi 13,54% pada tahun 2021.

Hal tersebut terungkap dalam Katalog 1102001.5207, Sumbawa Barat Dalam Angka 2022, yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), secara tahunan pada setiap awal tahun. 

“Persentase penduduk miskin Kabupaten Sumbawa Barat pada tahun 2021 mengalami sedikit peningkatan. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2020 sebesar 20,20 ribu jiwa atau sekitar 13,34 persen dari total penduduk Sumbawa Barat. Sedangkan pada tahun 2021, jumlah penduduk miskin sebesar 21,51 ribu jiwa atau sekitar 13,54 persen dari total penduduk Sumbawa Barat,” beber Arrief Chandra Setiawan, Plt Kepala BPS KSB, pada Sumbawa Barat Dalam Angka 2022.

Sumber: Sumbawa Barat Dalam Angka 2022, BPS KSB

Penduduk miskin, jelas Arrief, adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan. Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). 

“Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran,” kata Arrief Chandra. 

Adapun metode yang digunakan pihaknya, terang Arrief, adalah dengan menghitung Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari 2 komponen, yaitu, Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM).

Sumber: Sumbawa Barat Dalam Angka 2022, BPS KSB

“Garis Kemiskinan Makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kkal per kapita per hari. Garis Kemiskinan non-Makanan (GKnM) adalah kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya,” jelas Arrief. 

Sedangkan jumlah penduduk KSB menurut hasil proyeksi pada tahun 2021, tambah Arrief, yakni, sebanyak 148.458 jiwa. Yang terdiri dari 75.155 jiwa penduduk laki-laki dan 73.303 jiwa penduduk perempuan. Sementara rasio jenis kelamin penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan di KSB adalah sebesar 103.

“Penduduk Kabupaten Sumbawa Barat tersebar di 8 Kecamatan. Dimana penduduk terbanyak ada di Kecamatan Taliwang, dengan persentase sebesar 37,96 persen. Sedangkan Kecamatan Brang Ene, memiliki penduduk dengan jumlah paling sedikit, yaitu, 4,52 persen,” demikian Plt Kepala BPS KSB. (kdon)

Don`t copy text!