fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat

Mulai 25 Juni 2021, Beli Tiket Ferry Tano – Kayangan Harus Pakai e-Money

Poto Tano, KOBAR – Bagi Anda yang ingin menggunakan layanan kapal ferry untuk menyebrang dari Pelabuhan Poto Tano Pulau Sumbawa ke Pelabuhan Kayangan Pulau Lombok, dan juga sebaliknya. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dilaporkan telah penerapan sistem digitalisasi dalam hal pembelian tiket dengan metode pembayaran non tunai (cashless), menggunakan kartu elektronik. Dan hal itu pun berlaku di sejumlah lintasan penyeberangan di Indonesia yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). 

“Untuk di Kayangan, ditargetkan penerapan cashless menggunakan kartu elektronik dari Brizzi BRI, Tap-cash BNI, eMoney Mandiri dan Flazz BCA pada 30 Juni mendatang. Saat ini, kami terus melakukan sosialisasi sehingga dapat berjalan lancar hingga hari H nanti, di awal Juli 2021,” jelas Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dalam siaran persnya, Selasa, (22/6).

Shelvy Arifin

Lintasan Kayangan-Poto Tano di Nusa Tenggara Barat (NTB), terangnya, merupakan salah satu lintasan yang cukup ramai muatannya, baik penumpang maupun angkutan barang. Dengan rata-rata pencapaian trafik hingga 1.500 transaksi per hari. Untuk itu, pihaknya, kata Shelvy, akan menargetkan penerapan metode pembayaran cashless di lintasan ini 100%.

Langkah digitalisasi pembayaran tiket ferry, tambahnya, memberikan banyak manfaat, khususnya bagi pengguna jasa. Dan penerapan cashless ini, bebernya, sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital di tengah pandemi Covid-19, yang juga telah mengubah cara bertransaksi masyarakat, dari sebelumnya melalui physical space menjadi digital space (online).

e-Money Tiket Kapal Ferry

“Manfaat yang sangat besar dapat dinikmati pengguna jasa. Pertama, memberikan rasa aman dan nyaman dengan adanya standar pengisian data diri yang lengkap terhadap jaminan asuransi dan kelengkapan manifest penyeberangan. Kedua, transaksi pembayaran mudah, praktis, terhindar dari uang palsu, serta mendukung protokol kesehatan karena meminimalisir kontak dengan petugas loket. Ketiga, proses transaksi di toll gate lebih ringkas dan cepat, serta pengguna jasa dapat lebih nyaman, teratur dan tertib, tidak perlu lagi antri di pelabuhan,” tandas Shelvy Arifin.

Sementara itu, Yusuf Affandi, Manajer Usaha PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) Pelabuhan Poto Tano, menyatakan, bahwa mulai hari Jum’at, tanggal 25 Juni 2021, sistem pembayaran non tunai dengan menggunakan kartu elektronik mulai berlaku secara efektif di Pelabuhan Poto Tano. Dan metode pembayaran seperti itu, katanya, akan diberlakukan untuk seterusnya.

Loket Pembelian Tiket Kapal Ferry Pelabuhan Poto Tano

“Untuk memperoleh kartu elektronik tersebut sangatlah mudah. Masyarakat bisa menggunakan ATM, bisa juga membeli di toko modern atau ASDP Pelabuhan. Dengan cara beli satu kartu di BRI, Mandiri, BNI, atau toko modern. Kemudian diisi setiap kali akan menyeberang. Tentunya, tidak ada biaya tambahan yang dikenakan kepada pengguna jasa. Hanya saja, untuk biaya pembelian dan pengisian ulang kartu elektronik mengikuti ketentuan bank penerbit dari masing-masing kartu elektronik tersebut,” terang Yusuf Affandi.

Untuk diketahui, bahwa sejumlah lintasan penyeberangan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menerapkan metode pembayaran tiket ferry cashless. Yang mana tersebar dari kawasan barat hingga timur Indonesia. Mulai dari lintasan Ajibata – Ambarita (Danau Toba), Ujung – Kamal (Surabaya), Lembar – Padangbai (Lombok-Bali), Ketapang – Lembar (Jawa-Lombok), Kayangan – Poto Tano (NTB), Penajam – Kariangau (Balikpapan), Telaga Punggur – Tanjung Uban (Batam), dan Bolok – Rote – Larantuka – Aimere – Sabu – Lewoleba – Kalabahi (Kupang). (kdon)

Don`t copy text!