fbpx
PT Puncakbaru Jayatama Diizinkan Eksplorasi Mineral di Sumbawa Barat

PT Puncakbaru Jayatama Diizinkan Eksplorasi Mineral di Sumbawa Barat

“3 Kecamatan Menjadi Area Eksplorasi”

Taliwang, KOBAR – PT Puncakbaru Jayatama (PTPJ), perusahaan eksplorasi mineral, yang 100% sahamnya diketahui milik PT Indotan Halmahera Bangkit (PTIndotan), dilaporkan telah diizinkan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk melakukan eksplorasi mineral di 3 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Hal tersebut, termaktub dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas ESDM NTB, Ir Muhammad Husni MSi, tertanggal 5 Mei 2021, yang ditujukan kepada Bupati Sumbawa Barat, dan ditembuskan kepada 3 Camat dan 7 Kepala Desa di Sumbawa Barat. 

Peta Sebaran Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan di NTB
Peta Sebaran Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Aktif di NTB

Surat tersebut hanya bersifat pemberitahuan kepada Bupati Sumbawa Barat, terkait kegiatan eksplorasi oleh tim eksplorasi PTPJ, yang terdiri dari 9 orang tenaga ahli geologis/surveyor. Kegiatan eksplorasi, terang Muhammad Husni, akan dilakukan di 7 Desa di KSB. 

Ketujuh Desa tersebut, adalah sebagai berikut; Desa Lampok, Desa Mujahiddin, dan Desa Manemeng, di Kecamatan Brang Ene. Desa Seminar Salit, Desa Bangkat Monteh dan Desa Tepas, di Kecamatan Brang Rea. Serta Desa Seteluk Atas, di Kecamatan Seteluk.

“PT Puncakbaru Jayatama merupakan pelaksana eksplorasi berdasarkan MoU dengan PT Berkah Cipta Mulia Nomor: 3821/PTPJ-BCM/III/2021, PT Bumindo Lestari Jaya Nomor: 3921/PTPJ-BIJ/III/2021, dan PT Sumber Energi Alamindo Nomor: 4021/PYPJ-SEA/III/2021, sebagai pemegang IUP eksplorasi mineral bukan logam yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa Barat,” tandas Kepala Dinas ESDM NTB.

PT Puncakbaru Jayatama Eksplorasi Mineral Sumbawa Barat 1
Kegiatan Eksplorasi di Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

Hasil penelusuran media ini, PT Puncakbaru Jayatama, merupakan kontraktor eksplorasi, yang mana 100% sahamnya sebelum tahun 2020, dimiliki oleh Singapore Holdings Pte Ltd (NSH). NSH juga merupakan pemegang 75% saham di PT Nusa Halmahera Mineral (PTNHM), perusahaan tambang yang beroperasi di Tambang Emas Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Namun pada awal tahun 2020, PT Indotan Halmahera Bangkit (PTIndotan) membeli 100% saham milik Newcrest Singapore Holdings Pte Ltd (NSH) di PT Nusa Halmahera Mineral. Dengan membeli saham di induk usaha, maka secara otomatis Indotan kini menguasai NHM, sekaligus PT Puncakbaru Jayatama. (kdon)

Don`t copy text!