fbpx
Gubernur NTB Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Gubernur NTB Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Mataram, KOBAR – Kamis, (14/1), bertempat di Aula Kantor Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, bersama Wakil Gubernur NTB, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Ketua DPRD NTB, dan TGB, disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

“Saya termasuk orang yang takut jarum suntik. Tapi demi vaksin Corona, saya melawan rasa takut itu. Sedikit grogi, tentu saja. Tapi setelah itu rasanya baik-baik saja. Bahkan, masuknya jarum suntik dengan dosis 0,5 mili itu nyaris tidak terasa,” tutur Gubernur, sesaat setelah divaksinasi.

Gubernur NTB 3

Setelah divaksin, lanjutnya, ia bersama istri dan anak, juga Wagub, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Ketua DPRD NTB, TGB, dan yang lain, semua berada dalam keadaan sehat. Bahkan Kapolda sempat bilang kepada dirinya, bahwa ia merasa seperti kembali berusia 25 tahun. Wagub juga bilang, ia tidak merasakan sakit, saat divaksin.

“Alhamdulillah, kami semua ternyata tidak saja kompak dalam urusan kerja, tapi juga dalam menghadapi vaksinasi. Saya berharap, semoga kita semua bisa segera mendapatkan vaksin. Dan pandemi Covid-19 segera berlalu,” demikian Gubernur NTB.

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19

Sehari sebelumnya, Rabu, (13/1), Presiden Joko Widodo adalah orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Proses vaksinasi disiarkan langsung melalui akun media sosial pribadinya.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Pada pukul 9.42 WIB pagi ini, saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini, dengan menerima vaksin Covid-19,” kata Presiden.

Jokowi Disuntik 1

Ia pun menceritakan apa saja proses yang dialaminya sebelum divaksinasi. Mulai dari tekanan darahnya diukur, lalu ditanya apakah pernah terkonfirmasi positif Covid-19. Apakah pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir. Apakah pernah mengidap penyakit jantung, atau penyakit lain, seperti ginjal, dan lain-lain. Semuanya ia jawab tidak.

“Vaksin Covid-19 inilah yang lama kita tunggu-tunggu, dan baru disuntikkan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat, dan Majelis Ulama Indonesia menyatakan suci dan halal untuk digunakan. Saya berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar,” demikian Presiden Joko Widodo. (kdon)

70 / 100
Don`t copy text!