fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

1,8 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Kembali Tiba di Indonesia

Menteri Kesehatan: Januari Mulai Kita Distribusikan Ke 34 Provinsi

Jakarta, KOBAR – Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 kembali tiba di Indonesia, Kamis, (31/12). Selanjutnya vaksin tersebut dibawa ke Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, untuk disimpan sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Alhamdulillah, pada hari ini telah tiba 1,8 juta Vaksin Sinovac di Indonesia. Vaksin ini merupakan batch yang kedua, setelah pengiriman batch pertama sebanyak 1,2 juta dosis vaksin pada 6 Desember silam,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam keterangan persnya, di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, sesaat setelah menyambut kedatangan vaksin.

Retno Marsudi

Dengan tibanya vaksin ini,  jelas Retno, maka telah terdapat 3 juta vaksin dari Sinovac yang berada di Indonesia. Dalam waktu dekat, lanjutnya, 15 juta dosis bulk vaksin dari Sinovac kembali tiba di tanah air, untuk kemudian akan dimanufaktur oleh Bio Farma.

“Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengamankan kebutuhan vaksin Covid-19 bagi rakyat Indonesia, yang diperkirakan mencapai 426 juta dosis vaksin,” tandas Menlu Retno.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan, bahwa pemerintah berencana untuk segera mendistribusikan vaksin Covid-19 ke 34 provinsi di Indonesia secara serentak, sebagai tahapan untuk memulai program vaksinasi gratis bagi rakyat Indonesia.

“Dengan doa seluruh rakyat Indonesia, kami harapkan sebelum rakyat Indonesia kembali masuk bekerja di bulan Januari, Insya Allah, vaksin ini sudah bisa kita distribusikan ke 34 Provinsi di Indonesia. Agar kita bisa segera mulai program vaksinasi bagi para tenaga kesehatan kita,” kata Budi.

Budi Gunadi Sadikin

Diungkapkan Budi, bahwa Presiden Joko Widodo telah menugaskannya untuk terus bekerja selama liburan tahun baru ini. Guna memastikan program vaksinasi nasional bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya bagi seluruh masyarakat.

“Sejak Bapak Presiden memutuskan di rapat terbatas hari Senin kemarin. Kami langsung tidak ada hentinya terus bekerja. Pemerintah terus bekerja tidak kenal siang dan malam, hari libur maupun hari kerja,” tuturnya.

Dalam upaya pengadaan vaksin, beber Menkes, Bio Farma telah menandatangani perjanjian pemesanan vaksin dari AstraZeneca, produsen vaksin asal Inggris. Dan juga dari Novavax, produsen vaksin asal Amerika, masing-masing sejumlah 50 juta dosis.

“Hari ini kita menyaksikan bersama datangnya batch kedua dari vaksin Sinovac ke Indonesia. Mudah-mudahan, apa yang kita lakukan di sini bisa diikuti, bisa dikerjasamakan, bisa didukung oleh seluruh rakyat Indonesia. Karena tidak mungkin pemerintah bisa melakukan ini sendiri. Saya percaya bahwa bersama kita bisa,” tutup Menteri Kesehatan. (knda)

Don`t copy text!