fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Taman Nasional Gunung Rinjani Ditutup Selama 3 Bulan

Lombok Timur, KOBAR –  Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal 31 Maret 2021, Taman Nasional Gunung Rinjani ditutup. Kebijakan itu diambil Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), mempertimbangkan potensi cuaca ekstrim yang diramalkan akan terjadi di Pulau Lombok oleh BMKG. Disamping, dalam rangka pemulihan ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Diberitahukan kepada seluruh masyarakat bahwa seluruh destinasi wisata pendakian TN Gunung Rinjani meliputi; Jalur Pendakian Senaru, Kab. Lombok Utara. Jalur Pendakian Sembalun, Kab. Lombok Timur. Jalur Pendakian Timbanuh, Kab. Lombok Timur. Dan jalur Pendakian Aik Berik, Kab. Lombok Tengah ditutup, terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021 hingga 31 Maret 2021,” kata Dedy Asriady, Kepala BTNGR, dalam siaran persnya, Minggu, (27/12).

Bagi pengunjung yang akan melakukan kegiatan pendakian pada tanggal 31 Desember 2020, kata Dedy, diwajibkan untuk segera melakukan cek out maksimal tanggal 2 Januari 2021, di masing-masing pintu pendakian.

Sementara untuk penutupan destinasi wisata non pendakian, BTNGR, tuturnya, telah menutupnya terhitung mulai tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan tanggal  31 Maret 2021.

“Destinasi wisata non pendakian telah kami tutup sejak tanggal 18 Desember lalu. Yaitu;. Air Terjun Jeruk Manis, Kec. Sikur, Kab. Lombok Timur. Air Terjun Mayung Polak, Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur. Air Terjun Mangku Sakti via Sajang Kec. Sembalun, Kab. Lombok Timur. Dan Sambik Elen, Kec. Bayan, Kab. Lombok Utara,” demikian Kepala BTNGR. (kdon)

Don`t copy text!