Komplek Makam Datu Seran Dipugar Jadi Kawasan Agrowisata

makam-datu-seran-1

Seteluk, KOBARKSB.com – Setelah sekian lama tak terawat dan kumuh, akhirnya komplek cagar budaya Makam Datu Seran, di Desa Seran, Kecamatan Seteluk, dipugar menjadi suatu kawasan agrowisata. Pekerjaan renovasi dan pemugaran dilaksanakan oleh Pemerintah Desa setempat. Dan hari ini, Rabu, (9/9), komplek cagar budaya dengan wajah baru, diresmikan oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta kepada Kepala Desa Seran dan masyarakat setempat, untuk tetap dan terus merawat situs sejarah peninggalan Kerajaan Seran tersebut. Meski kini di sekitar makam, kata Bupati, telah disulap menjadi kawasan agrowisata, akan tetapi keasrian dan keaslian makam mesti harus dijaga dan dilindungi.

Bupati dan Istri, saat meninjau Kawasan Agrowisata Datu Seran, Rabu, (9/9).

“Apa yang telah dilakukan Kades Seran, bersama Bumdes dan masyarakat Desa ini, saya sangat mengapresiasinya. Ini aset! Selain ada cagar budaya makam Datu Seran untuk wisata rohani, komplek ini sekarang telah dikembangkan menjadi kawasan agrowisata,” ucap Bupati.

Canggih! PT AMMAN Gunakan Teknologi Laser 3D Pastikan Aliran 100 Ribu Ton Bijih Per Hari Tetap Lancar di Tambang Batu Hijau

Agrowisata, jelas Bupati, merupakan perpaduan antara pertanian atau perkebunan dengan pariwisata, yang dikombinasikan menjadi destinasi yang menarik bagi masyarakat. Adapun tujuan dari agrowisata ini, lanjutnya, agar orang-orang dapat belajar tentang cara berkebun, menikmati buah segar hasil petikan sendiri yang langsung dari pohonnya, atau sekedar berjalan-jalan menghirup udara segar dan menikmati pemandangan kebun.

Bupati melihat produk yang ditanam di Kawasan Agrowisata Datu Seran, Rabu, (9/9).

“Agrowisata saat ini sedang tren. Dan Pak Kades mampu membaca peluang itu. Agrowisata bukan hanya untuk dinikmati estetikanya saja, tapi bagaimana kita bisa mengambil dan menjual hasilnya juga. Oleh sebab itu, maka komoditas yang ditanam harus komoditas yang sedang diminati oleh pasar saat ini. Mentah, maupun hasil dari olahannya,” jelas HW Musyafirin.

Bupati berpesan, dengan adanya kawasan agrowisata ini, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat, serta menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat perkotaan, untuk mempelajari ilmu bertani dan berkebun di Desa Seran.

Makin Lengkap! RSUD Asy-Syifa’ KSB Hadirkan Deretan Dokter Spesialis Berpengalaman dengan Layanan JUARA

“Agrowisata sendiri menjadi sebuah peluang usaha Desa. Karena hal ini merupakan cara baru yang bisa dilakukan oleh petani untuk mendapatkan untung, selain dari menjual hasil tani atau kebun mereka. Diharapkan dengan adanya kawasan agrowisata ini, pendapatan Desa Seran bisa meningkat,” tutup Bupati KSB. (kdon)

About The Author

Trending

  • 49
    Menenun Harapan dari Negeri di Atas Awan Bersama AMMANKabut tipis masih menyelimuti Desa Mantar ketika matahari perlahan menyingkap cakrawala. Dari ketinggian 685 meter di atas permukaan laut, desa ini seolah berdiri di antara langit dan bumi. Tak berlebihan jika masyarakat dan para pengunjung menjulukinya sebagai “Negeri di Atas Awan”. Dari sini, matahari terbit memancarkan cahaya keemasan, menyingkap siluet…
  • 44
    Universitas Cordova Siap Cetak Jurnalis Andal yang Bijak, Inovatif, dan KomunikatifTaliwang, KOBARKSB.com - Universitas Cordova (UNDOVA) kembali menggelar kegiatan Diklat Jurnalistik dan Open Recruitment UKM Pers dengan tema "Lahirkan Profesionalitas Jurnalis yang Bijak, Inovatif, dan Komunikatif.".  Acara yang berlangsung di Aula Baitussyakur ini diinisiasi oleh Tim Undova Media Center Universitas Cordova sebagai upaya untuk mengembangkan potensi mahasiswa di bidang jurnalistik.…
  • 44
    Timeline Sejarah KOBARKSB.com    Timeline Sejarah KOBARKSB.com Filter Tahun: Semua 2006 2007-2008 2009 2010 2014 2015 2016-2018 2019 2020 2021-2023 2024 2006 2006 November: Awal mula ide pembentukan KOBAR muncul dari diskusi sekelompok anak muda yang memiliki semangat untuk menghadirkan media lokal yang independen dan informatif. Diskusi ini berlangsung intensif dalam beberapa…
  • 42
    13 Tahun Membidik Realitas TerserakTak terasa, sudah 13 tahun sebuah surat kabar lokal mewarnai perjalanan sejarah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ide berdirinya surat kabar ini, berawal dari bertemunya sekelompok anak muda yang peduli akan kelangsungan pembangunan di KSB yang baru terbentuk. Pada minggu pertama bulan Nopember 2006, mereka berkumpul membahas kondisi arus informasi dan…
  • 42
    AMMAN dan Peselancar Rizal Tandjung Kolaborasi Majukan Wisata Bahari Sumbawa Barat"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,…
  • 42
    Bupati Amar Nurmansyah Dorong Inovasi Desa untuk Dongkrak Ekonomi Sumbawa BaratBrang Ene, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menekankan pentingnya penguatan inovasi di desa-desa sebagai kunci peningkatan ekonomi daerah. Hal ini disampaikannya saat acara halal bi halal yang berlangsung di Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, pada hari Rabu (16/4/2025). Bupati Amar melihat potensi besar yang belum dimaksimalkan di…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×