fbpx
Pelaksanaan Pekerjaan Mega Proyek Wajib Diawasi Ketat

Pelaksanaan Pekerjaan Mega Proyek Wajib Diawasi Ketat

Taliwang, KOBAR – Pada penghujung tahun 2014, ada beberapa proyek besar yang akan dirampungkan pekerjaannya. Semangat untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan itu tidak lah mengenyampingkan kualitas pekerjaan. Pengawasan ketat mesti dilakukan, agar hasilnya sesuai harapan dan rampung pada waktu yang telah ditetapkan.

Pekerjaan yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut menjadi perhatian serius Bupati Sumbawa Barat, Dr KH Zulkifli Muhadli SH MM. Beberapa proyek yang harus rampung pada akhir tahun 2014, adalah; Kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), pembangunan tahapan Dermaga Labuhan Lalar, dan Proyek Bandara Sekongkang.

Kyai Zul, sapaan akrab Bupati KSB, yang dikonfirmasi media ini, menegaskan, bahwa pekerjaan itu bukan sekedar akan dirampungkan, tetapi lebih pada persiapan dioperasionalkan, agar bisa segera dinikmati oleh masyarakat manfaat dari proyek itu.

“Tahun ini harus rampung, dan awal tahun 2015 sudah harus dioperasikan atau sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara umum,” tegas Kyai Zul.

Disampaikan juga oleh orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu, bahwa jika cukup sering dirinya mengingatkan kepada penanggung jawab pekerjaan dari pemerintah untuk selalu mengawasi tahapan pekerjaannya, sehingga hasil dari pekerjaan itu memuaskan. Termasuk mengaku pernah menyampaikan kepada rekanan untuk bekerja maksimal, agar bisa selesai pada waktu yang telah ditetapkan dengan tidak mengenyampingkan kualitas pekerjaan.

Seperti diketahui, Kyai Zul cukup sering mengunjungi pelaksanaan proyek tersebut, bahkan di lokasi selalu berdiskusi dengan pihak pekerja. Kunjungan secara tiba-tiba bukan hanya pada mega proyek, namun beberapa proyek lain juga tidak luput dari pantauannya, bahkan beberapa malam lalu mendatangi Alun-Alun Kota Taliwang untuk melihat aktifitas pembongkaran bangunan rapulung yang akan dipergunakan untuk pembangunan rumah adat.

Menyinggung soal pembangunan RSUD, Kyai Zul mengatakan, bahwa anggaran yang dimiliki saat ini tidak bisa dipergunakan untuk merampungkan dua sisi bangunan. Meski tidak bisa dirampungkan seluruhnya, pelayanan kepada masyarakat pada sisi yang sedang dikerjakan sekarang akan dilakukan pada tahun 2015 mendatang.

“Tahun 2015 kita siapkan lagi anggarannya, namun yang pasti fasilitas yang sedang dikerjakan sekarang harus sudah bisa melayani masyarakat nantinya,” ujarnya.

Soal dermaga Labuhan Lalar juga ditegaskan harus sudah bisa dimanfaatkan pada tahun mendatang, bahkan Kyai Zul sempat mengatakan bahwa lokasi itu akan menjadi tempat sandaran atau lokasi aktifitas menaikkan dan menurunkan penumpang kapal KSB Ekspres.

“KSB Ekspres harus memanfaatkan dermaga Labuhan Lalar, karena aktifitas itu akan memberikan dampak positif, termasuk peningkatan potensi ekonomi dan peluang kerja bagi tenaga ojek,” terang Kyai Zul.

Soal Bandara Sekongkang sudah pasti sebagai upaya pemerintah untuk membuka akses transportasi bagi masyarakat dan para karyawan perusahaan. Keberadaan bandara itu sendiri pasti akan memberikan dampak positif bagi Bumi Pariri Lema Bariri. (kimt)

Don`t copy text!