Brang Ene, KOBARKSB.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai mengambil langkah berani untuk memeratakan perputaran ekonomi sektor pariwisata. Tidak lagi sekadar mengandalkan pesisir pantai, magnet wisata kini mulai digeser ke wilayah tengah melalui Program Pembangunan Destinasi Pariwisata Kerakyatan.
Guna mematangkan rencana tersebut, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah turun langsung memimpin sosialisasi program di Aula Lantai 2 Kantor Camat Brang Ene, Senin (2/3/2026).
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Brang Ene, Kepala Desa Menemeng, Mura, Kalimantong, dan Mujahidin, serta para petani, pemilik lahan, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Bupati Amar Nurmansyah menyampaikan pesan tegas. Menurutnya, selain program Kartu Sumbawa Barat Maju, ke depan akan ada “KSB Maju Luar Biasa” di mana sektor pariwisata kerakyatan akan dijadikan salah satu pilar penopang ekonomi masyarakat.
Selama ini, kata Bupati, pariwisata di KSB cenderung terpusat di wilayah pesisir seperti Sekongkang, Jelenga, dan Kertasari. Polanya pun monoton: tamu datang, menginap, menikmati keindahan pantai, lalu pulang.
“Perputaran ekonomi di pesisir belum sepenuhnya menyentuh warga secara luas. Karena itu, arah wisata kita geser ke tengah. Kita akan maksimalkan potensi hamparan sawah, bantaran sungai, dan perbukitan di Brang Ene agar manfaat ekonominya langsung dirasakan oleh masyarakat lokal,” ungkap Bupati.
Konsep pariwisata kerakyatan di Brang Ene ini dirancang sangat matang. Pemerintah akan membangun jalur wisata sepanjang kurang lebih 5 kilometer dengan lebar 2 meter menggunakan material paving block. Jalur ini akan membelah eksotisme persawahan hingga perbukitan yang melintasi empat desa.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam, mereka bisa berjalan kaki atau bersepeda. Sistem tiket akan menggunakan gelang yang akses masuknya dimulai dari sekitar kawasan Puskesmas Brang Ene.
Di sepanjang jalur 5 kilometer tersebut, akan dibangun lima check point yang nantinya dikelola secara kolaboratif oleh BUMDes Bersama. Di titik-titik inilah akan disediakan fasilitas tempat istirahat, spot foto kekinian, serta lapak-lapak yang menjajakan hasil pertanian dan produk UMKM lokal.
Untuk merealisasikan mega proyek kerakyatan ini, Pemda KSB telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 8 miliar pada tahun ini. Menariknya, proyek ini dipastikan berjalan tanpa adanya pembebasan lahan milik warga.
Bupati menjamin, aktivitas pertanian tidak akan terganggu. Saluran irigasi akan tetap dijaga, bahkan akan diperbaiki. Pemerintah juga menyiapkan pelintasan khusus untuk alat-alat pertanian agar mobilitas dan aktivitas petani tetap berjalan normal seperti biasa.
Tak hanya jalur wisata persawahan, Pemda KSB juga akan membangun enam unit bungalow di kawasan Bendungan Tiu Suntuk. Fasilitas penginapan ini nantinya direncanakan untuk dikerjasamakan pengelolaannya dengan BUMDes setempat, sehingga ekosistem wisata dari hulu ke hilir bisa terbentuk sempurna.
Mengenai jadwal pengerjaan, pembukaan akses dan pemasangan patok jalur akan langsung dieksekusi usai perayaan Idul Fitri mendatang. Pemerintah menargetkan destinasi Wisata Kerakyatan Brang Ene ini dapat diresmikan pada bulan November 2026, bertepatan dengan momentum Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat.
“Kita upayakan seminimal mungkin mudaratnya dan sebanyak mungkin manfaatnya untuk masyarakat,” tutup Bupati tegas, menyiratkan optimisme bahwa program ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga Brang Ene. (kdon)
About The Author
Trending
- 97
Taliwang, KOBARKSB.com - Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebentar lagi akan menginjak usia 19 tahun. Untuk memperingati hari lahir (Harla) KSB ke-19, Pemerintah KSB mengusung slogan "Sumbawa Barat Smart". Adapun maksud dan tujuan dari logo Sumbawa Barat Smart, menurut rilis Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, yang diterima media ini, Senin, (31/10), adalah… - 96
Taliwang, KOBARKSB.com - Pasca diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa tahapan Pemilu 2024 dimulai 14 Juni 2022. Seketika tensi politik di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai memanas. Genderang perang antar bakal kandidat Kepala Daerah dan bakal calon legislatif pun telah ditabuh. Sayangnya, kondisi ini berakibat pada terkotak-kotaknya birokrasi setempat dan… - 96
Taliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, melepas 50 orang putra-putri terbaik daerah yang berhasil mendapatkan beasiswa D3 Program Unggulan AMMAN tahun 2023. Ini merupakan program unggulan bidang pendidikan yang didanai sepenuhnya oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). PT AMNT merupakan perusahaan tambang tembaga dan emas yang… - 96
Maluk, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengapresiasi sejumlah program pengembangan UMKM yang saat ini sedang dilakukan oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bupati mengakui, bahwa sektor UMKM termasuk sektor yang cukup potensial di KSB. Tinggal bagaimana dikelola dengan baik serta dikembangkan… - 96
Taliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, berharap agar pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) percaya diri untuk terus mempromosikan produk lokal setempat. “Branding produk lokal itu sangat penting untuk Sumbawa Barat ke depan. Jadi, para pelaku UMKM mesti percaya diri dan terus promosikan produk…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar