Hati-hati! Logo OJK Dicatut, Pelaku Pinjol Ilegal Kini Beraksi Lewat Telepon dan WA

Logo OJK Dicatut, Pelaku Pinjol Ilegal Kini Beraksi Lewat Telepon dan WA

Jakarta, KOBARKSB.com – Waspada terhadap pesan WhatsApp atau telepon dari nomor tak dikenal yang menawarkan pinjaman dana cepat. Sindikat pinjaman daring (pinjol) ilegal kini semakin nekat dan canggih dalam menjerat korbannya. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap bahwa para pelaku kejahatan ini tidak segan mencatut logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memanipulasi calon nasabah agar percaya bahwa layanan mereka resmi dan terdaftar.

Berbeda dengan lembaga keuangan resmi yang menunggu pengajuan nasabah, modus operandi pinjol ilegal ini bersifat agresif dengan cara “jemput bola”. Mereka menghubungi calon korban secara langsung melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp atau sambungan telepon tanpa adanya permintaan sebelumnya dari korban. Dalam komunikasinya, pelaku kerap menampilkan profil bisnis yang terlihat profesional lengkap dengan logo verifikasi OJK, seolah-olah perusahaan tersebut berada di bawah pengawasan negara dan terakreditasi. Padahal, hal tersebut hanyalah tipu muslihat visual untuk menurunkan kewaspadaan korban.

Awas! Modus Baru Pinjol Ilegal Kuras Rekening

Antisipasi Gesekan di 21 Desa, Bupati KSB Wanti-wanti Netralitas Aparatur Jelang Pilkades 2026

Jerat penipuan ini biasanya dimulai dengan tawaran manis berupa pinjaman instan tanpa agunan dengan bunga yang sangat ringan dan proses yang diklaim “langsung cair”. Namun, ketika korban mulai tergiur dan menyetujui pengajuan, pelaku tidak langsung mencairkan dana ke rekening korban. Sebaliknya, mereka justru meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang di muka. Permintaan ini dibungkus dengan berbagai alasan administratif yang terdengar logis, seperti untuk pembayaran “biaya provisi”, “biaya administrasi”, “biaya pajak”, atau dalih biaya proses legalisasi pencairan.

Modus ini sangat merugikan, terutama bagi masyarakat awam atau pelaku UMKM yang sedang dalam kondisi mendesak membutuhkan modal usaha. Alih-alih mendapatkan bantuan dana, korban justru mengalami kerugian finansial ganda karena setelah uang biaya admin ditransfer, pelaku menghilang dan dana pinjaman yang dijanjikan tak pernah cair. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran pinjaman via pesan pribadi. Perlu diingat, Fintech Lending yang legal dan terdaftar di OJK tidak diperbolehkan menawarkan layanan melalui saluran komunikasi pribadi tanpa persetujuan pengguna, apalagi meminta nasabah mentransfer uang di awal. (knda)

Target Medali Emas, Atlet Biliar KSB Siap Berlaga di Porprov XII NTB 2026

About The Author

Trending

  • 78
    Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTBMataram, KOBARKSB.com - Nusa Tenggara Barat (NTB) diprediksi akan mengalami beragam kondisi cuaca hari ini, Kamis, (12/12), mulai dari hujan ringan hingga lebat, disertai potensi angin kencang dan badai petir di beberapa wilayah. Informasi ini berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diakses melalui berbagai platform, termasuk…
  • 72
    Marak Penipuan Jual Nama Kajari KSB, Titin Herawati Utara Minta Masyarakat Segera MelaporTaliwang, KOBARKSB.com - Maraknya penipuan bermodus minta uang ataupun bantuan uang dengan mengatasnamakan Kajari KSB akhir-akhir ini, membuat Titin Herawati Utara gerah. “Saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat pada umumnya dan stakeholder khususnya, agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan Jaksa pada Kejari Sumbawa Barat yang meminta uang ataupun bantuan uang,”…
  • 72
    PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMKInformasi lowongan kerja hari ini datang dari PT Trakindo Utama (Trakindo). Trakindo adalah penyedia solusi alat berat kelas dunia untuk alat berat dan engine Caterpillar di Indonesia. Trakindo didirikan pada tahun 1970 oleh AHK Hamami dan telah menjadi distributor resmi untuk Caterpillar sejak tahun 1971.  Trakindo mengundang Anda; pelopor, inovator,…
  • 72
    Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 HYogyakarta, KOBARKSB.com - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengumumkan hasil hisab awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 H. Penentuan ini dilakukan dengan menggunakan kriteria Wujudul Hilal, sebuah metode yang mengharuskan pemenuhan tiga syarat secara kumulatif. Menurut kriteria tersebut, bulan kamariah baru dimulai pada hari ke-29 saat matahari…
  • 72
    BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-AustraliaMataram, KOBARKSB.com - Gempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali pada Rabu malam, (21/8), pukul 19.58 WITA, disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hal ini dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Gempa dangkal ini terjadi akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia di…
  • 72
    Serangan Siber di NTB Tembus 6 Juta Kali, Saatnya Sumbawa Barat Bangun Benteng Literasi DigitalOleh: Syuaib Ahkam Eskalasi serangan siber di Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan bahwa transformasi digital daerah membawa konsekuensi risiko yang signifikan. Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan pada tahun 2024, tercatat lebih dari 6 juta serangan siber ke server Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berasal dari 128 negara.…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×