Dua Warga Meninggal, Enam Hilang Akibat Banjir Bandang Terjang Bima

Dua Warga Meninggal, Enam Hilang Akibat Banjir Bandang Terjang Bima - Dampak banjir bandang Bima

Bima, KOBARKSB.com – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, setelah banjir bandang menerjang Kecamatan Wera dan Ambalawi pada Minggu (2/2) pukul 18.10 WITA. Peristiwa tragis ini mengakibatkan dua warga meninggal dunia dan enam lainnya masih dalam pencarian hingga Senin (3/2) siang.

Kondisi terkini pada pukul 12.00 WITA, air dilaporkan sudah surut. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bima, Tagana Dinsos, Basarnas, TNI, Polri, Pol PP, PMI, relawan, dan masyarakat tengah fokus melakukan pencarian dan penyelamatan korban. Penyisiran di pesisir pantai terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih hilang.

Antisipasi Gesekan di 21 Desa, Bupati KSB Wanti-wanti Netralitas Aparatur Jelang Pilkades 2026

Banjir bandang ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi di hulu pegunungan Pulau Sangeang. Material kayu dan batu yang terbawa arus menghantam rumah-rumah warga yang berada di lereng pegunungan. Data sementara dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bima mencatat tujuh rumah panggung hanyut tersapu banjir. Sebanyak 99 orang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan masjid terdekat.

Kerugian materil yang terdata sementara meliputi tiga jembatan putus (Jembatan Tololai di Desa Mawu, Jembatan Ujung Kalate di Desa Nipa, dan Jembatan Talapiti di Desa Talapiti), satu ruas jalan hampir putus di Desa Nanga Wera, serta 40 hektar lahan pertanian terdampak. Tanaman padi milik warga terbawa banjir dan areal persawahan dipenuhi sedimen.

Target Medali Emas, Atlet Biliar KSB Siap Berlaga di Porprov XII NTB 2026

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Sosial dan Puskesmas Wera telah memberikan bantuan makanan siap saji dan pelayanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Selain itu, upaya perbaikan jaringan listrik yang padam juga tengah dilakukan.

Sehari sebelum banjir bandang, Kabupaten Bima juga dilanda angin kencang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian tersebut berdampak pada dua desa, yaitu Desa Pandai di Kecamatan Woha dan Desa Mandala di Kecamatan Wera. Akibatnya, 5 KK atau 15 jiwa terdampak. Di Desa Mandala, dua unit rumah rusak berat, sementara di Desa Pandai, satu rumah rusak berat, satu rusak sedang, dan satu rusak ringan.

Bupati Bima sebelumnya telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 188.45/56/07.4 Tahun 2025 tentang Penetapan Perpanjangan Kedua Status Tanggap Darurat Bencana Alam Hidrometeorologi di Wilayah Kabupaten Bima Tahun 2025. Perpanjangan status ini berlaku hingga 3 Februari 2025.

BNPB mengimbau masyarakat di Kabupaten Bima untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca di wilayah ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 15:30 WITA. (klar)

Investasi Masa Depan: AMMAN Kirim 61 Pelajar Beasiswa dan 12 Pesepak Bola Muda KSB ke Pulau Jawa

About The Author

Trending

  • 76
    Banjir Bandang Terjang Rhee, Seorang Warga Desa Luk Meninggal Dunia Terseret ArusSumbawa, KOBARKSB.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (4/2) menyebabkan banjir bandang yang menerjang Kecamatan Rhee, tepatnya di Desa Luk. Akibat peristiwa tragis ini, seorang warga Desa Luk dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir. Korban diketahui bernama Monggo, seorang pria berusia…
  • 58
    Santri Hilang Terseret Ombak di Pantai Lunyuk Ditemukan Tak BernyawaLunyuk, KOBARKSB.com - Setelah dilakukan pencarian selama 4 hari. Akhirnya, seorang Santri Pondok Pesantren NW Padasuka, Lunyuk, yang hilang terseret ombak di Pantai Lunyuk Sumbawa ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi jasad sudah tidak bernyawa. "Korban ditemukan pukul 15.30 WITA, sekitar 8 km arah barat dari lokasi terakhir korban terlihat,"…
  • 56
    5 Ekor Kambing Penumpang Bus Malam Ditahan Polsek Pelabuhan Poto TanoPoto Tano, KOBARKSB.com - Petugas posko penyekatan hewan ternak di Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, dilaporkan telah berhasil menggagalkan penyelundupan 5 ekor kambing melalui bus malam asal Sumbawa tujuan Lombok. “Kemarin petugas berhasil menemukan Bus Andika dengan Nopol EA 7506 EZ yang memuat hewan ternak jenis kambing sebanyak 5 ekor,…
  • 55
    Siswa dan Siswi SDN 1 Taliwang Sabet Medali Emas Taekwondo dan Karate Tingkat Provinsi NTBTaliwang, KOBARKSB.com - 2 orang siswa SDN 1 Taliwang dilaporkan telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada 2 cabang olahraga, yakni, Taekwondo dan Karate, di kejuaraan tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). "Alhamdulillah, 2 orang siswa kami telah berhasil meraih medali emas pada kejuaraan olahraga tingkat Provinsi NTB…
  • 54
    Bupati Sumbawa Barat Beri Bantuan Benih Kepada Kelompok Masyarakat Terdampak Banjir SetelukSeteluk, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, menyerahkan bantuan benih kepada sejumlah Kelompok Masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).   Dalam amanatnya, Bupati menekankan agar terbangun pengertian diantara para petani bahwa bantuan yang diberikan tersebut jangan sampai disalah artikan. Jangan sampai karena kurangnya informasi…
  • 52
    Gempa Dangkal Getarkan Kota Mataram dan Lombok BaratMataram, KOBARKSB.com - Tepat pada pukul 18:20:55 WITA, Minggu, 24 Juli 2022, Stasiun Geofisika Mataram, BMKG NTB, melaporkan, bahwa gempa bumi dangkal yang berkekuatan M 2.9 telah terjadi di koordinat 8.56 LS,116.08 BT atau 14 km Barat Laut Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada kedalaman 18 km. Menurut BMKG,…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×