Pencairan Dana Desa Dituding Sengaja Diperlambat

Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 24 Jun 2016

Pencairan Dana Desa Dituding Sengaja Diperlambat


Pencairan Dana Desa Dituding Sengaja Diperlambat Perbesar

Ketua FK2D: Akibatnya, Kinerja Pemerintah Desa Terganggu

Taliwang, KOBARKSB.comSebagian besar desa di Kabupaten Sumbawa Barat masih dihadapkan dengan persoalan administrasi anggaran Dana Desa. Akibatnya, Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), sebagai syarat pencairan Dana Desa hingga saat  ini belum disetujui oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) Sumbawa Barat, Lukman Hakim SP, membenarkan sebagian besar desa hingga saat ini belum bisa mencairkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD). Karena sejumlah persyaratan, terlebih APBDes masih dalam tahap evaluasi dan verifikasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Sebenarnya kata dia, APBDes yang diserahkan pihak desa telah memenuhi unsur. Namun, karena terjadinya perubahan atau pergeseran mata anggaran oleh tim kabupaten, secara otomatis anggaran atau kegiatan yang telah disepakati bersama unsur perangkat desa, BPD dan para pihak terkait lainnya, nilainya ikut berubah. Sementara ketentuannya, penggunaan DD tidak boleh lebih dan kurang satu sen pun.

“Akibat hal itu kami mengindikasikan tim Kabupaten sengaja memperlambat pencairan DD maupun ADD,” bebernya.

Dikatakan, hingga semester pertama pelaksanaan tahun anggaran berjalan, DD maupun ADD belum dapat digunakan oleh desa. Keterlambatan pembayaran itu bahkan dikhawatirkan penggunaannya tidak bisa optimal seperti yang diharapkan pemerintah pusat.

‘’Pemerintah pusat menghendaki dipercepat pelaksanaan DD dari tahun sebelumnya. Buktinya DD telah ditransfer ke kas daerah beberapa bulan lalu,” urainya, seraya menambahkan, jika berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi APBDes oleh tim Kabupaten, pemerintah desa dinilai belum bisa maksimal menyusun APBDes, sehingga seharusnya Pemkab Sumbawa Barat melalui instansi tehnis dapat memberikan pendampingan ke desa.

“Ini agar tujuan pembangunan di tingkat desa dapat berjalan secara optimal,” tandasnya. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 47
    Kawasan KTC Dijadikan Lokasi Transaksi Narkoba Oleh Terduga Pengedar di Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Rumor yang selama ini berkembang, bahwa kawasan Kemutar Telu Center (KTC) atau kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kerap digunakan jadi lokasi transaksi narkoba pada malam hari, akhirnya terbukti.  Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Barat, Senin, (12/4), sekitar pukul 23.00 WITA, berhasil meringkus seorang pemuda asal Desa…
  • 46
    APBDes 2024 Sumbawa Barat Molor, Target Tuntas Akhir JanuariTaliwang, KOBARKSB.com - Penyusunan dan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024 di seluruh desa di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berlangsung. Awalnya, pemerintah menargetkan penyusunan ini tuntas pada 31 Desember 2023. “Target kita akhir Januari ini sudah selesai,” jelas Tajuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan…
  • 44
    ADD di KSB Tembus Rp 60 MiliarTaliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, mengingatkan para kepala desa (Kades) di daerahnya agar berhati-hati dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD), sehingga tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Menurutnya, di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terdapat 57 desa, jika besaran dana ADD itu dibagikan ke…
  • 44
    Dituding Sunat BLT Desa Rp 100 Ribu, Kepala Desa Lamusung Bantah Tuduhan WargaSeteluk, KOBAR - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Lamusung, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tahap ke-8 menuai protes warga. Pasalnya, dari Rp 300 ribu nilai BLT yang disalurkan Pemerintah Desa, Rp 100 ribu dilaporkan dipotong untuk sumbangan pembangunan Masjid Desa Lamusung. “Lapor pak, pada penyaluran BLT Desa hari…
  • 42
    Kades Maluk Bagi BLT Dana Desa Rp 600 Ribu Kepada 128 KKMaluk, KOBARKSB.com - Pemerintah Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dilaporkan telah menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp 600.000 kepada 128 KK. “Warga yang mendapatkan BLT Dana Desa hari ini sebanyak 128 KK, dengan nominal uang yang diberikan sebesar Rp 600.000 untuk jatah 2 bulan,"…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal, Komisi VII DPR RI Nilai Smelter AMMAN Berperan Penting bagi Ekonomi Indonesia

21 Juli 2024 - 10:16

Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal, Komisi VII DPR RI Nilai Smelter AMMAN Berperan Penting bagi Ekonomi Indonesia - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) Sumbawa Barat

Amman Mineral Kembali Berangkatkan 32 Pelajar Penerima Beasiswa AMMAN Scholars

19 Juli 2024 - 16:57

Amman Mineral Kembali Berangkatkan 32 Pelajar Penerima Beasiswa AMMAN Scholars - Beasiswa AMMAN Scholars 2024

Smelter Raksasa PT AMMAN di Sumbawa Barat Siap Beroperasi Kuartal IV 2024

18 Juli 2024 - 20:07

Smelter Raksasa PT AMMAN di Sumbawa Barat Siap Beroperasi Kuartal IV 2024 - Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VII

Bupati Sumbawa Barat Kirim 27 Siswa Terbaik ke SMK Unggulan AMMAN

17 Juli 2024 - 18:03

Bupati Sumbawa Barat Kirim 27 Siswa Terbaik ke SMK Unggulan AMMAN - Program AMMAN Scholars Kabupaten Sumbawa Barat

Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Pedagang di Taliwang Dibekali Pengetahuan

15 Juli 2024 - 23:55

Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Pedagang di Taliwang Dibekali Pengetahuan - Pedagang Kios Taliwang Bersatu Perangi Rokok Ilegal

Tingkat Pengangguran di Sumbawa Barat Turun, Tapi Perlu Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja

15 Juli 2024 - 17:16

Tingkat Pengangguran di Sumbawa Barat Turun, Tapi Perlu Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja - Seleksi Tenaga Kerja Smelter AMMAN
Trending di EDITOR'S PICK
Don`t copy text!