fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

SDN 1 Taliwang Konsisten Budayakan Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa - Juara Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi NTB

SDN 1 Taliwang Konsisten Budayakan Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa

“Juara Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi NTB”

Taliwang, KOBAR – SDN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan tetap konsisten dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, baik dari segi kesehatan maupun kecerdasan secara sistematis dan berkesinambungan. Sebab anak usia sekolah adalah investasi bangsa, yang kelak akan menjadi penerus pembangunan di Indonesia.

Kegiatan Kerja Bakti di SDN 1 Taliwang

“SDN 1 Taliwang rutin melaksanakan program kerja bakti atau gotong royong bersama setiap hari Sabtu. Predikat juara lomba sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi NTB memotivasi kami untuk selalu berbenah dalam bidang kebersihan dan keindahan. Hal ini kami lakukan untuk memberikan rasa nyaman warga sekolah dalam kegiatan belajar mengajar. Warga sekitar sekolah pun akan merasa nyaman, jika lingkungan sekolah dan sekitarnya bersih dan indah,” tutur Rahmatullah SPdSD, Kepala Sekolah SDN 1 Taliwang, kepada awak media ini, Sabtu, (25/9).

Para Siswa Harus Cuci Tangan Pakai Sabun Sebelum Masuk Ruang Kelas

Kegiatan kerja bakti ini, jelasnya, difokuskan untuk membersihkan taman sekolah, selokan, kamar mandi, dan fasilitas umum lainnya. Para Guru dan seluruh siswa semuanya bekerja sama membersihkan rumput liar dan sampah yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

Disamping itu, bebernya, SDN 1 Taliwang juga membudayakan sarapan sehat kepada para siswa dengan program “Spera”. Sebab tumbuh kembang anak usia sekolah, serta untuk mendongkrak prestasi belajar mereka, kata Rahmatullah, para siswa memerlukan asupan gizi yang memadai. Baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Kegiatan Sarapan Sehat di SDN 1 Taliwang

“Makan pagi atau sarapan mempunyai peranan penting bagi anak sekolah usia 6-14 tahun. Apabila anak-anak terbiasa sarapan pagi, maka akan berpengaruh terhadap kecerdasan otak, terutama daya ingat anak. Sehingga dapat mendukung prestasi belajar anak-anak,” terang Rahmatullah.

Untuk mendukung proses pembelajaran yang sehat, dan guna memberikan penyegaran dan rasa segar pada seluruh komponen sekolah, serta untuk mengembangkan bakat dan melatih siswa dalam berolahraga, tambahnya, SDN 1 Taliwang rutin melatih siswa untuk senam pagi.

Kegiatan Senam Pagi di SDN 1 Taliwang

“Kegiatan senam biasa dilakukan setiap hari Kamis. Dalam pelaksanaannya, guru Penjaskes berlaku sebagai pembimbing siswa untuk senam pagi. Selain untuk membiasakan para siswa berolahraga, kegiatan ini juga berguna untuk mendidik para siswa lebih disiplin dalam pembelajaran. Secara bertahap kegiatan ini akan melibatkan seluruh komponen sekolah. Sehingga peserta didik, guru, dan pengurus sekolah dapat terlibat aktif dalam kegiatan,” urainya.

Para Pengantar dan Siswa Cek Suhu Badan Sebelum Masuk Area Sekolah

Dan selama melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 di SDN 1 Taliwang. Pihaknya, ungkap Rahmatullah, telah membuat aturan baku tentang protokol kesehatan di sekolah yang ia pimpin. 

“Protokol kesehatan berlaku bagi warga SDN 1 Taliwang, yang terdiri dari pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan termasuk pengantar atau penjemput siswa. Protokol kesehatan berlaku selama kegiatan pembelajaran tatap muka, mulai dari sejak sebelum berangkat, di dalam kelas, hingga pulang sekolah,” tegasnya.

Kepala Sekolah SDN 1 Taliwang

Protokol kesehatan yang berlaku di SDN 1 Taliwang, urainya, antara lain; Sebelum masuk gerbang sekolah, pengantaran hanya sampai di depan Gerbang SDN 1 Taliwang. Setiap orang sebelum masuk harus melakukan pemeriksaan kesehatan, yang meliputi, pengukuran suhu tubuh, gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan atau sesak nafas. Dan setelah memasuki gerbang sekolah dan ruang kelas, setiap orang harus mencuci tangan pakai sabun.

Pembelajaran Tatap Muka di SDN 1 Taliwang

“Selama kegiatan belajar mengajar, setiap orang diharuskan memakai masker dan jaga jarak minimal 1,5 meter. Alat belajar, alat musik, dan alat makan minum harus milik pribadi. Pinjam meminjam peralatan dilarang. Kami dan para guru rutin memberikan pengumuman di seluruh area sekolah secara berulang dan intensif terkait penggunaan masker, CTPS, dan jaga jarak. Kami dan para guru juga intensif melakukan pengamatan visual kesehatan terhadap warga sekolah. Jika ada yang memiliki gejala gangguan kesehatan, maka harus ikuti protokol kesehatan sekolah,” demikian Kepala Sekolah SDN 1 Taliwang. (kdon)

Don`t copy text!