fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Hj Hanipah Hidupkan Kembali Kerajinan Tenun di Sumbawa Barat - Kerajinan Tenun di Sumbawa Barat - Ketua Dekranasda KSB

Hj Hanipah Hidupkan Kembali Kerajinan Tenun di Sumbawa Barat

Taliwang, KOBAR – Sejak dahulu kala, beberapa Desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah tersohor dengan produk kerajinan tenunnya. Namun seiring perkembangan jaman, beberapa pengrajin banyak yang banting setir ke usaha lain. Oleh karena itu, Hj Hanipah Musyafirin SPt, selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) KSB, berusaha untuk menghidupkan kembali industri kerajinan tenun di Sumbawa Barat.

“Hari ini saya selalu Ketua Dekranasda KSB, membuka pelatihan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin), bekerjasama dengan instruktur dari Desa Pringgasela Lombok Timur. Ini dalam rangka meningkatkan SDM pengrajin dan kualitas hasil tenun di Desa Kertasari dan Desa Mantar,” tutur Hj Hanipah, kepada awak media ini, Jum’at, (18/6).

Ketua Dekranasda KSB Tinjau Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM)

Langkah-langkah seperti ini, lanjutnya, akan terus dilakukan dan laksanakan pihaknya guna menggerakkan kembali industri kerajinan tenun di KSB. Alih teknologi dan keterampilan dari para pengrajin tenun di daerah yang sudah maju dan terampil di bidang ini kepada para pengrajin di Sumbawa Barat, katanya, akan tetap terus dilakukan.

“Kita akan tetap terus menjalin hubungan dengan para pengrajin tenun yang ada daerah lain yang sudah maju dan tetap eksis di usaha ini. Transfer keterampilan dan teknologi kepada para pengrajin di KSB akan tetap terus kami lakukan,” jelas Hanipah, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK KSB.

Ketika industri kerajinan di Sumbawa Barat berkembang, jelasnya, maka secara otomatis akan menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama para UMKM di KSB. Urusan pemasaran produk dan peningkatan produksi yang selama ini menjadi kendala para pengrajin, terangnya, akan terus dicarikan jalan keluarnya.

Hj Hanipah Musyafirin Bersama Para Pengrajin Tenun di Sumbawa Barat

“Memang urusan pemasaran dan permodalan kerap menjadi keluhan para pengrajin. Dan hal itu menjadi perhatian kami. Bantuan modal dari berbagai sumber akan kami usahakan. Tetapi yang paling penting adalah menumbuhkan kesadaran mereka untuk berusaha dan meningkatkan keterampilan di bidang ini yang terus kami galakkan,” tukas Hj Hanipah.

Upaya menggerakkan ekonomi kreatif dan industrialisasi yang gencar digaungkan oleh Gubernur NTB, tambahnya, menjadi salah satu alasan pihaknya untuk bergerak dan membangun sinergi dengan pihak pemerintah. Baik Pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan juga Pemerintah Pusat.

“Koordinasi dengan Ketua Dekranasda Provinsi NTB tetap kami jalin. Juga sinergi dengan pemerintah setempat tetap terus kami lakukan. Dengan harapan, ketika industri kerajinan ini bergerak maju, maka secara otomatis ekonomi keluarga para pengrajin akan meningkat. Dan ini merupakan sumbangsih kami buat negara dan daerah ini,” demikian Ketua Dekranasda KSB. (kdon)

Don`t copy text!