Tidak Peduli Protes Masyarakat, Ritel Modern Merajalela di Sumbawa Barat

Ritel-Modern

“Wakil Rakyat Jangan Diam Saja!”

Taliwang, KOBARKSB.com – Ritel modern yang berderet di hampir setiap ruas jalan dan tersebar di setiap Kecamatan, sudah menjadi pemandangan yang tidak asing lagi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bagi sebagian orang, mungkin cukup membantu. Tapi tentu juga ada sebagian masyarakat lagi yang merasa terganggu. Terutama para pemilik toko dan kios yang dihimpit oleh para raksasa ritel tersebut.

Sejak awal masuk ke Sumbawa Barat, keberadaan ritel modern tersebut telah menuai polemik. Sejumlah masyarakat, terutama para pedagang kecil berteriak dan menjerit mengajukan protes kepada Pemerintah setempat. Tapi apa hendak dikata, sepertinya pemerintah menganggap mereka hanya angin lalu saja. 

Ujung-ujungnya, kehadiran ritel modern sudah tidak lagi dapat dibendung. 2 raja ritel modern, yaitu Indomaret dan Alfamart merajalela dan menjamur di seantero Sumbawa Barat. Buntutnya, sejumlah toko-toko kecil yang ada di sekitar 2 raja ritel itu terpaksa gulung tikar.

Targetkan 750 Rumah Layak Huni di 2026, Bupati Amar Turun Lapangan Pastikan Progres KSB Maju Perumahan

“Saya kecewa dengan pemerintah! Harusnya ada aturan khusus atau Perda yang mengatur tentang regulasi jarak antara ritel modern dan kios tradisional. Agar tidak berdiri ritel yang saling berdekatan. Apalagi menghimpit kios tradisional,” keluh Evi Sri Rahayu, Warga Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, kepada awak media ini, Selasa, (16/2).

Dengan nada geram, ia pun mempertanyakan kepedulian para wakil rakyat yang ada gedung DPRD terhadap kondisi yang terjadi. Semestinya, kata Evi, protes masyarakat mereka serap untuk kemudian dicarikan solusi terbaik. Tidak malah dibiarkan menguap begitu saja.

“Para wakil rakyat di Bertong mestinya tidak berdiam diri. Protes warga terhadap keberadaan ritel modern itu harusnya diserap, kemudian digodok khusus sebuah Perda yang mengatur tentang ritel modern di KSB. Jangan diam saja!,” cetusnya.

Alhamdulillah! 126 Jemaah Haji KSB Kloter 13 Tiba dengan Jumlah Utuh, Kloter 15 Dijadwalkan Tiba pada 21 Juni 2026

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut, lanjutnya, maka perekonomian masyarakat akan terpuruk. Kesenjangan sosial semakin menganga, inflasi dan resesi ekonomi tak bisa lagi ditangkis. Apalagi pandemi Covid-19 tak kunjung berakhir, dan lapangan pekerjaan di KSB yang kian sempit.

“Dengan pandemi yang kita tidak tahu kapan akan berakhir, membuat seretnya putaran uang di KSB begitu terasa. Banyak kios-kios kecil gulung tikar, karena sepi pembeli. KSB ini tidak sedang baik-baik saja!,” pungkas Evi Sri Rahayu. (kdon)

About The Author

Trending

  • 71
    Produk Lokal Tak Kunjung Nongol di Toko ModernTaliwang, KOBAR - Sudah sekian tahun toko modern, seperti Indomaret dan Alfamart hadir di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bahkan menjamur di mana-mana. Namun hingga kini, tak ada satupun produk lokal yang terpajang di etalase milik toko modern itu. Seyogianya Pemerintah setempat mewajibkan mereka untuk menjual produk lokal. Sebab imbal balik…
  • 69
    Suka Pantai? Datanglah Ke Sumbawa BaratOrang banyak mengira kalau Sumba itu adalah Sumbawa, padahal kan beda daerah. Tulisannya saja sudah beda apalagi tempatnya. Sumbawa berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisahkan dengan Pulau Lombok). Umumnya orang yang sudah bosan ke Bali biasanya mengunjungi Pulau Lombok,…
  • 60
    Musyafirin Ungkap Jalan Ninja yang Ditempuh dalam Membangun Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengungkapkan, bahwa selama memerintah dan membangun Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dirinya menempuh 4 jalan. Dan selama menempuh jalan tersebut, dirinya mengakui, telah melalui aneka aral yang menghalang. “Kita telah berupaya membangun KSB ini melalui 4 jalan. Yang pertama melalui jalan tanah.…
  • 58
    Kartu KSB Maju Diluncurkan, Bupati Amar Targetkan Sumbawa Barat Jadi Kabupaten Termaju di NTBTaliwang, KOBARKSB.com - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)! Bupati H. Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati Hj. Hanipah secara resmi meluncurkan program unggulan "KSB Maju" yang ditandai dengan peluncuran kartu KSB Maju. Program yang merupakan bagian dari 100 hari kerja ini, bertujuan untuk memastikan masyarakat KSB menerima manfaat…
  • 58
    Kepuasan Publik KSB Tembus 69%, Namun Brang Rea dan Sekongkang "Lampu Kuning"Taliwang, KOBARKSB.com - Kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2025-2030 mendapat sentimen positif dari mayoritas masyarakat, dengan angka kepuasan publik mencapai 69,0%. Temuan ini merupakan hasil survei yang dirilis oleh Media Survei Nasional (MEDIAN), yang menjadi modal kepercayaan kuat bagi pemerintah daerah. Namun, di balik angka agregat yang meyakinkan…
  • 56
    Tiga Nama Senior Mencuat Sebagai Kandidat Sekda KSB, Masyarakat Harapkan Pemimpin Birokrasi Berintegritas dan ResponsifTaliwang, KOBARKSB.com - Perdebatan mengenai siapa yang layak menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat semakin menghangat. Pasca pengunduran diri H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, yang kini berstatus sebagai Bupati Sumbawa Barat terpilih, bersama Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov sebagai Wakil Bupati terpilih, sorotan tertuju pada penentuan sosok yang akan mengisi…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×