19/10/2020

PORTAL BERITA KOBAR

www.kobarksb.com

Tata Ruang KSB

Setiap yang Memanfaatkan Ruang Wilayah KSB Harus Minta Izin

Mujiburrahman: Yang Melanggar Akan Ditindak

Taliwang, KOBAR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPUPRPP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menegaskan, bahwa bagi siapapun yang akan memanfaatkan ruang wilayah KSB harus meminta izin kepada pemerintah setempat. Karena jika tidak, maka akan ditindak.

Mujiburrahman ST, Kepala Bidang Tata Ruang, DPUPRPP KSB, kepada media ini, Senin, (28/9), menjelaskan, bahwa sesuai amanat Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007, tentang Penataan Ruang, telah diatur bahwa pengendalian pemanfaatan ruang wilayah Kabupaten/Kota menjadi wewenang Pemerintah setempat. 

Mujiburrahman, ST.
Mujiburrahman, ST.

“Oleh karena itu, Bupati Sumbawa Barat telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 60 Tahun 2019, yang mengatur tentang kriteria dan tata cara pengenaan sanksi administratif dalam pengendalian pemanfaatan ruang,” tutur Mujib.

Soal tata ruang KSB, jelasnya, hal itu telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) KSB, Nomor 2 Tahun 2012, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2011-2031. Dan Perda KSB, Nomor 12 Tahun 2016, tentang Rencana Detail Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Taliwang Tahun 2015-2035.

Si Mantar
Si Mantar

“Untuk prosedur tata cara mengurus izin, Bupati telah mengaturnya dalam Perbup Nomor 58 tahun 2019, tentang prosedur perolehan izin pemanfaatan ruang dan perizinan lainnya. Di KSB, kita punya aplikasi android bernama Si Mantar. Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa dengan cepat mengetahui prosedur tata cara pemanfaatan tata ruang yang tidak melanggar aturan yang berlaku,” beber Kabid Tata Ruang.

Bagi yang tidak berizin, dan jelas melanggar ketentuan yang berlaku soal pemanfaatan ruang wilayah di KSB, sanksi dan tindakan yang akan diambil pihaknya sudah jelas dan tegas diatur Perbup. Pihaknya, kata Mujib, tidak akan ragu dan sungkan untuk menindak siapapun yang melanggar aturan tata ruang.

TKPRD KSB
TKPRD KSB

“Pada tahun 2019, kami telah menindak 2 pelanggar aturan tata ruang. Tahun ini belum ada. Justru tahun ini, ada banyak permohonan rekomendasi pemanfaatan ruang yang masuk ke kami. Mulai dari pembuatan tambak, pembangkit listrik tenaga surya, dan lain sebagainya. Mayoritas untuk keperluan investasi dan bisnis,” demikian Mujiburrahman ST. (kdon)

Baca Juga :  Komplek Makam Datu Seran Dipugar Jadi Kawasan Agrowisata

KOMENTAR

Komentar

Don`t copy text!