Data Ganda Program PBI-JK Diduga Rugikan APBD dan APBN

Katu-BPJS

“Persoalan Data Ganda di Indonesia Tak Kunjung Selesai”

Taliwang, KOBAR – Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), untuk fakir miskin dan orang tidak mampu di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), diduga rugikan Pemerintah Daerah dan Negara. Pasalnya, banyak temuan data ganda yang diinput oleh Dinas Sosial Sumbawa Barat yang diajukan oleh pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Iya memang benar banyak ditemukan data ganda untuk Program PBI Jaminan Kesehatan APBD dan APBN di KSB. Temuan tahun 2018 ada 4.100 data ganda, dan di 2019 ditemukan kurang lebih 5 ribu data ganda. Dan itu sudah dinonaktifkan, ” ungkap Kepala Dinas Sosial KSB, dr H Syarifuddin, melalui Kepala Bidang Linjamsoskel, Endang Yunari S Pi. Saat dikonfirmasi media ini, Jumat kemarin.

Endang Yunari, S.Pi.

Masih Endang, bahwah selama ini kendala adanya data ganda, terjadi pada proses administrasi kependudukan dan admin induk yang belum baik. Karena ada Nomor Induk Keluarga diusulkan BPJS kepada Dinsos yang masih ganda.

Dekatkan Pelayanan, Dinsos KSB Buka Tiga Loket Khusus Program KSB Maju Sosial

“Selama ini kita menerima data dari BPJS dalam bentuk ofline. Jadi dasar kami menemukan data ganda tersebut, yaitu melalui data dari BPJS itu sendiri, baik PBI APBD maupun APBN nya. Data gandapun macam-macam, ada ganda orang, ganda NIK dan lain-lain. Itulah yang dimaksud dengan data ganda, ” kata Endang menerangkan.

Ia juga mengatakan, ketika pihaknya menemukan data ganda, maka Dinsos dan Dinkes Sumbawa Barat, akan mengusulkan untuk menonaktifkan data ganda tersebut ke BPJS. Tapi pihak BPJS tidak serta-merta langsung menonaktifkan.Tentu data tersebut akan dikroscek dulu didalam sistem, apakah benar ada yang ganda atau tidak.

“Contohnya, ada pengajuan data ganda dari kita sebanyak 10 orang. Kita kirim ke Dinkes, kemudian Dinkes kirim lagi ke BPJS. Dan yang 10 orang tersebut belum tentu dinonaktifkan. BPJS akan mengecek di sistem, apakah benar data tersebut ganda atau tidak, ” ujarnya.

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

Selain itu, pihaknya harus memastiakan tidak ada data ganda yang ada di BPJS. Dinsos juga kata Endang, berusaha melaporkan ke BPJS apabila ada data yang ganda. Karena dalam hal ini Pemerintah Daerah yang akan dirugikan. Kalau BPJS nya, iya senang-senang saja, karena akan diuntungkan.

“Terkait ada kerugian negara yang ditimbulkan akibat adanya data ganda, saya tidak berani mengatakan. tapi berpotensi mungkin saja iya, ” tandasnya.

Saat ini, PBI Jaminan Kesehatan APBD Mei 2020 KSB, ada 53.367 jiwa yang sudah terdata. Merujuk Basis Data Terpadu (BDT) ada 17.434 jiwa, dan non BDT ada 38.745 jiwa. Begitu juga dengan BPI APBN nya, ada 53.013 jiwa yang terdata. Kemudian BDT ada 32.972 jiwa, sedangkan non BDT ada 20.040 jiwa. Dan yang masih menjadi daftar tunggu sebanyak 300 jiwa yang terdata.

Media ini sudah melakukan konfirmasi dengan pihak BPJS Sumbawa Barat. Tapi sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada jawaban. (kras)

About The Author

Trending

  • 45
    Kartu KSB Maju Diluncurkan, Bupati Amar Targetkan Sumbawa Barat Jadi Kabupaten Termaju di NTBTaliwang, KOBARKSB.com - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)! Bupati H. Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati Hj. Hanipah secara resmi meluncurkan program unggulan "KSB Maju" yang ditandai dengan peluncuran kartu KSB Maju. Program yang merupakan bagian dari 100 hari kerja ini, bertujuan untuk memastikan masyarakat KSB menerima manfaat…
  • 42
    Suka Pantai? Datanglah Ke Sumbawa BaratOrang banyak mengira kalau Sumba itu adalah Sumbawa, padahal kan beda daerah. Tulisannya saja sudah beda apalagi tempatnya. Sumbawa berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisahkan dengan Pulau Lombok). Umumnya orang yang sudah bosan ke Bali biasanya mengunjungi Pulau Lombok,…
  • 42
    Pelayanan RSUD dan BPJS “Setali Tiga Uang”Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten  Sumbawa Barat (KSB) ternyata belum optimal menjalankan fungsinya sebagai pelayan kesehatan masyarakat yang baik. Banyak pasien rujukan mengeluh akibat tidak profesionalnya tim medis maupun pendamping RSUD, yang terkesan lepas tangan dalam menyelesaikan proses administrasi pasien…
  • 42
    Sentuhan Kemanusiaan AMMAN Pulihkan Harapan dan Gerak Penyandang Disabilitas Serta Lansia di Sumbawa dan Sumbawa BaratMaluk, KOBARKSB.com - Bayangkan sejenak, sebuah dunia di mana setiap gerakan adalah sebuah perjuangan yang menguras tenaga dan batin. Bagi para penyandang disabilitas dan warga lanjut usia di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa (KS), mobilitas seringkali menjadi sebuah kemewahan yang sulit untuk diraih. Sebagian dari mereka terlahir dengan…
  • 40
    RSUD dan BPJS Dituding Abaikan Hak PasienHatta: Anggaran RSUD Mesti Dievaluasi, Kebijakan Oknum BPJS Mesti Dikritisi Taliwang, KOBAR - Buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, lagi-lagi dikeluhkan. Kedua lembaga kesehatan itu dinilai tak becus dalam melakukan proses administrasi rujukan ke Rumah Sakit di Mataram. Bahkan pelayanan kedua lembaga…
  • 40
    Jangan Bangga Jadi Orang Miskin!Kemiskinan adalah momok yang paling ditakuti setiap orang di dunia. Bukan tanpa sebab, masalah kemiskinan tidak pernah pupus walaupun ditempa dengan berbagai program untuk mengentaskannya. Ditambah lagi, data penerima bantuan kemiskinan seolah menjadi pola yang sistematis mengingat pertumbuhannya cenderung meningkat setiap tahunnya. Ini tentu menjadi pertanyaan, apakah angka kemiskinan yang…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×