fbpx
02/06/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Bupati KSB Optimis Smelter Dibangun

Taliwang, KOBAR – Bupati KSB bersama forkopimda di lokasi kawasan smelter, Dusun Otak Keris, Desa Maluk kecamatan Maluk. Yakin kalau Smelter akan dibangun.

Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin MM, bersama Sekda KSB, Kapolres KSB, Dandim 1628/SB, Kajari KSB, Manager Govrel PT. AMNT dan Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas PMPTSP Provinsi NTB DR. H Amry Rakhman, M Si melakukan doa bersama di atas lahan kawasan pembangunan smelter. Hal ini dilakukan Bupati, sebagai tanda syukur atas telah tuntasnya pembebasan lahan smelter seluas 154 Ha. Pada Sabtu (28/03) pagi.

Baca Juga :  PTAKAS Dituding Ingkar Janji

Masyarakat yang dulunya bertahan tidak mau membebaskan lahannya, sekarang sudah sadar akan pentingnya kawasan industri smelter dan mau membebaskan lahannya untuk lokasi Smelter.

Bupati KSB memimpin doa bersama forkopimda di lokasi kawasan smelter. Terlihat tembok batas lahan pembangunan smelter telah dibangun.

“Kawasan ini, sudah selesai proses pembebasan lahannya, selanjutnya tinggal proses pembangunan”, kata Bupati menunjuk ke seputar kawasan lahan tersebut.

Pembangunan inti Smelter terletak di Dusun Otak Keris Desa Maluk, Kecamatan Maluk. Bahkan menurut Bupati, batasan kawasan sudah dipagar tembok, sebagai bukti keseriusan pembangunan smelter. Dengan sudah tidak adanya permasalahan atas lahan tersebut, menurut Bupati lnsya Allah bulan Juni 2020 rencana pembangunan konstruksi smelter dipastikan positif dilaksanakan, kecuali jika ada hambatan yang tidak bisa dihindari, seperti maraknya wabah covid 19 ini.

Baca Juga :  Banyaknya Proyek Mangkrak, Pemerintah Didesak Selektif Tunjuk Rekanan

Oleh karena itu, doa bersama ini dilakukan disamping sebagai rasa syukur juga supaya Daerah kita dijauhkan dari covid 19.

Selanjutnya menurut Bupati, sampai saat ini, secara keseluruhan lahan yang sudah dibebaskan sudah mencapai 431,67 Ha atau sudah mencapai 50,78 % dari total keseluruhan lahan yang dibutuhkan, sebagai persiapan untuk pembangunan industri turunannya.

”Team pembebasan lahan terus bekerja melakukan upaya pembebasan sampai mencapai 850 Ha.” ungkap Bupati. (kras)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar