fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Berapan Kebo Berhasil Dongkrak Populasi Kerbau di Sumbawa Barat - Balapan Kerbau Sumbawa - Populasi Kerbau Sumbawa - Barapan Kebo Sumbawa

Berapan Kebo Berhasil Dongkrak Populasi Kerbau di Sumbawa Barat

Taliwang, KOBAR – Populasi Kerbau di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai menurun. Banyak faktor yang melatar belakangi. Mulai dari terbatasnya lahan pakan, potensi harga, hingga kurangnya peminat untuk memelihara. Kendati demikian, Gabungan Penggemar Pencinta Budaya Berapan Kebo (GP2B2K) Sumbawa Barat justru siap membantu pemerintah untuk meningkatkan kembali populasi hewan tersebut.

Ketua Harian GP2B2K Sumbawa Barat, Sarimin, mengatakan, bahwa organisasi GP2B2K bukan hanya muncul dalam pelaksanaan event berapan saja, tetapi turut serta melestarikan budaya Berapan Kebo sebagai warisan leluhur. Termasuk turut membantu pemerintah dalam hal meningkatkan populasi kerbau di Sumbawa Barat.

Menurutnya, kerbau berapan di Sumbawa Barat dari tahun ke tahun populasinya terus meningkat. Jika pada tahun 2010 lalu saat event akbar Berapan Kebo digelar, totalnya hanya mencapai 90-an pasang. Sementara di tahun 2016 ini, lonjakannya cukup tajam mencapai 200 ekor.

“Lonjakannya cukup signifikan. Ini artinya secara tidak langsung keberadaan warisan budaya Berapan Kebo juga turut berkontribusi dalam meningkatkan populasinya,” beber Sarimin.

Selain meningkatkan populasi, keberadaan budaya Berapan Kebo juga, katanya, telah mampu mendongkrak harga jual Kerbau. Buktinya, jika kerbau berapan kecil yang terbilang baru ikut kompetisi, harga jualnya di pasaran sudah mencapai puluhan juta rupiah. Belum lagi kerbau kelas dewasa dan sering menjuarai beberapa kompetisi, harga jual per ekornya bisa mencapai Rp 65 juta. Nominal harga yang cukup fantastis untuk meningkatkan perekonomian.

“Nilai jual yang tinggi itu semestinya menjadi penyemangat di tengah penjualan kerbau yang belakangan ini mulai kurang digemari untuk dipelihara oleh masyarakat,” pungkasnya. (kjon)

Don`t copy text!