Pemerintah Kelebihan Bayar, PT Trillion Didesak Kembalikan Uang Negara Rp 2,5 M

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 28 Sep 2015

Pemerintah Kelebihan Bayar, PT Trillion Didesak Kembalikan Uang Negara Rp 2,5 M


Pemerintah Kelebihan Bayar, PT Trillion Didesak Kembalikan Uang Negara Rp 2,5 M Perbesar

Taliwang, KOBAR – Inspektorat Kabupaten (Itkab) telah memberikan peringatan kepada PT Trillion, selaku kontraktor pelaksana pembangunan fasilitas Kemutar Telu Center (KTC), untuk segera melakukan pengembalian kelebihan pembayaran proyek pada tahun 2012 lalu, sebesar Rp 2,5 miliar,  melalui kas daerah.

Inspektur Itkab Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Ir H Ady Mauluddin MSi, yang ditemui media ini dalam ruang kerjanya beberapa hari lalu mengakui bahwa batas waktu pengembalian Desember 2015 mendatang, namun dirinya sudah bertemu langsung dengan pihak perusahaan untuk mendesak, agar pembayaran pelunasan dapat dilakukan pada akhir September. “Saya berharap bisa lebih awal pengembaliannya,” ucapnya.

Disampaikan H Ady, sapaannya, harapan pembayaran dilakukan akhir September itu sendiri untuk menghindari kembali munculnya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang kerugian negara, “Kami harap pengembalian itu telah lunas sebelum BPK melakukan audit, sehingga tidak muncul tunggakan atau temuan nantinya,” harapnya lagi.

Dibeberkan H Ady, dalam pertemuan dengan pihak PT Trillion, bahwa permintaan untuk melunasi atau mengembalikan sisa pembayaran diakhir September akan direspon, hanya saja pihak perusahaan mengaku sedang melakukan proses penjualan terhadap asset milik perusahaan. “Katanya mereka akan mengembalikannya setelah asset yang mereka miliki di wilayah Depok laku terjual. Jadi saat ini, kami hanya menunggu proses itu, namun yang pasti sampai saat ini belum ada pembayarannya,” lanjutnya.

Kelebihan pembayaran proyek penataan kompleks KTC itu, jelas H Ady, merupakan temuan hasil pemeriksaan BPK tahun 2013. Proyek itu merupakan proyek tahun jamak yang berakhir tahun 2012 dengan total nilai Rp 72 miliar. Dari pemeriksaan yang dilakukan BPK ditemukan adanya kelebihan pembayaran dari volume pekerjaan yang telah dilaksanakan  kontraktor senilai Rp 2,5 miliar. Ketegasan itu sendiri juga untuk menjawab isu yang menyatakan nilai kelebihan pembayaran itu sebesar Rp 6 miliar.

“Yang benar kelebihannya senilai Rp 2,5 miliar. Sementara yang Rp 3,6 miliar merupakan jaminan pelaksanaan di bank. Jaminan pelaksanaan itu bermasalah karena ada sengketa antara pelaksana proyek dengan pihak penjamin,” jelasnya.

Terkait pengembalian kelebihan pembayaran itu, sambung H Ady, Inspektorat yang diberi kewenangan telah melakukan penagihan. Pihak Trillion sudah mencicil pengembalian tersebut dengan menyetor ke kas daerah. “Ada yang sudah dikembalikan dengan bukti Surat Tanda Setor (STS), namun sisanya masih cukup banyak,” tegasnya.

Jika sampai akhir september ini ternyata pengembalian belum rampung, H Ady menyatakan persoalan tersebut akan dibawa ke persidangan Majelis Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR), agar bisa diputuskan soal langkah lanjutan atas masalah itu. “Kita fokus pada pengembalian kelebihannya dulu, karena sudah jelas uang daerah yang masuk kesana. Kalau uang jaminan pelaksanaan yang sedang dipermasalahkan kontraktor dan penjamin itu tidak akan kemana-mana,” ungkapnya. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 50
    Trillion Bayar Lunas Kerugian Negara Rp 2,63 MTaliwang, KOBAR - PT Trillion Glory International, perusahaan pelaksana proyek kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) dilaporkan telah menyelesaikan sisa kerugian negara di penghujung tahun 2016 lalu. Kerugian yang harus dibayarkan perusahaan asal Jakarta itu dilaksanakan setelah badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menargetkan penyelesaian pembayaran kerugian hingga per 31 Desember 2016 lalu. “Ya,…
  • 45
    PT Trillion Setor Rp 500 Juta Ke Kas Daerah“Tersisa Rp 1,9 M dari Rp 2,6 M” Taliwang, KOBAR - Upaya pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menagih hutang kerugian negara yang ditimbulkan PT Trillion Glory Nusantara (TGN) sedikit berbuah hasil. Baru-baru ini, perusahaan jasa konstruksi asal pulau Jawa itu dikabarkan telah melakukan pembayaran atau pengembalian uang ke kas daerah sebesar…
  • 40
    Pemerintah Didesak Bereskan Para Penerima Dana Pengaman HDG yang NakalTaliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun anggaran 2012 telah menggelontorkan dana revolving (bergulir) untuk pengaman Harga Dasar Gabah (HDG) sebesar Rp 2,5 miliar, namun sampai saat ini belum tuntas dikembalikan oleh pihak koperasi maupun Usaha Dagang (UD) yang dipercaya sebagai pengelola hingga mencapai Rp 1,017 miliar. Lantaran…
  • 39
    Pemprov NTB Berhutang Rp 23 M Ke KSBTaliwang, KOBAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan masih belum menyelesaikan piutang Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2016 lalu kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dari sekitar Rp 43 miliar lebih piutang DBH yang dimiliki, Pemprov baru hanya membayar setengah dari besaran piutang itu. Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan…
  • 38
    Pilkada KSB Disuntik APBD Rp 9,350 MiliarTaliwang, KOBAR - Pembahasan anggaran hibah untuk pegelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun 2015 sudah final dan telah ditetapkan oleh komisi II DPRD KSB. Besar anggaran yang disetujui sebanyak Rp 9,350 miliar, dengan rincian penggunaannya, KPU KSB sebanyak Rp 7 miliar, kemudian Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sebesar Rp 2…
  • 38
    SKPD Tidak Paham Aturan KeuanganTaliwang, KOBAR - Laporan tentang sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah menghabiskan anggaran khusus perjalanan dinas memunculkan tudingan, jika SKPD tersebut tidak paham dengan aturan keuangan. Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Muhammad Hatta kepada media ini rabu 27/8 kemarin mengatakan, anggaran yang tertuang dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA)…
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman

30 Juli 2023 - 22:03

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman - Jamaah Haji Sumbawa - Bandara Internasional Lombok - Embarkasi Lombok

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana

9 Juli 2023 - 20:07

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana - Lowongan Kerja Terbaru PT Adaro Energy Indonesia
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!